Kohati

Pipin Cakaba13 May, 2019
IMG-20190513-WA0043-1280x960.jpg

2min550

Lapmi | Kab.Bandung – Membuka Kawah Candradimuka Kohati Komisariat Tarbiyah Cabang Kabupaten Bandung, pula adakan agenda diskusi lintas organisasi. Agenda tersebut masih dalam rangkaian acara Camp Melati Komtar, diskusi tersebut dilaksanakan di Villa Umi, Cilengkrang, Bandung, Minggu (12/05/2019).

Doc. Saat berlangsung diskusi Panel Lintas Organisasi, dalam rangkaian acara Camp Melati Komtar/photo

Diskusi panel lintas organisasi yang membahas tentang Isu-isu Keperempuanan, sebagai usaha untuk meningkatkan silaturahmi antar organisasi dan juga sebagai usaha untuk membuka cakrawala dari para kader KOHATI Komisariat Tarbiyah akan Isu Keperempuanan yang menjadi pembahasan pada diskusi tersebut.

Dalam agenda tersebut para peserta yang hadir dari Kader HMI-Wati Komisariat Tarbiyah, begitu interaktif bertukar gagasan. Pengisi diskusi tersebut Siti Zaenab selaku Sekretaris Umum Kohati Cakaba, Desferansyah Nabela selaku Ketua Umum Kopri PMII komisariat UIN SGD cabang kota Bandung.

Di tuturkan oleh Nova Intania selaku Sttering Committe pada kegiatan tersebut, ia mengatakan, “dengan Tema yang telah diusung oleh para kader HMI Wati, semoga dalam hal ini dapat lebih paham akan konsep gender dan peka terhadap Isu Keperempuanan yang sedang berkembang dari sudut pandang yang beragam”, tuturnya.

Bahkan senada dengan apa yang disampaikan Eli Nur Azizah selaku Ketua Umum Kohati Komtar, mengatakan, “bahwa dengan diadakannya diskusi panel tersebut para HMI Wati dapat lebih membuka cakrawala para Melati Komtar agar lebih peka dan dapat senantiasa memberikan solusi atas isu Keperempuanan yang terjadi”, pungkasnya

Selain itu, kegiatan Camp Melati Komtar diakhiri dengan Forum Grup Discussion dan Tukar Kado seluruh Kader KOHATI Komtar Cakaba. Dalam hali ini seluruh berharap agar kader HMI Wati Komtar mampu mewujudkan Kohati yang cerdas, profesional, berkarakter serta Arif akan Gender. Demikian pula dengan diadakannya kegiatan itu dapat menjadi akselerasi dalam mencapai tujuan KOHATI yaitu mewujudkan muslimah berkualitas insan cita.

 

Kontributor : Dini Zakiyah ZN


Pipin Cakaba13 May, 2019
IMG_20190513_074929.jpg

2min960

Lapmi | Kab.Bandung – Korps HMI-Wati Komisariat Tarbiyah (KOHATI KOMTAR) Cabang Kabupaten Bandung, kali pertama mengadakan acara Camp Melati Komtar. Acara tersebut berlangsung selama dua hari Sabtu – Minggu (11-12/05/2019) di Villa Umi.

Doc. Saat berdiskusi kader Kohati Tarbiyah bersama Nurlatifah selaku pengurus Badan Pengelola Latihan HMI Cakaba sekaligus sebagai demisioner Kohati Tarbiyah/photo.

Acara tersebut bertajuk “Internalisasi Nilai-nilai Keislaman demi Terwujudnya Kader HMI-wati yang Cerdas, Profesional, Berkarakter serta Arif akan Gender”, yang dihadiri oleh 45 orang peserta, merupakan kader-kader HMI-wati Komtar.

Turut hadir pula Dr. Hj. Teti Ratnasih, M.Ag., C.Ht., selaku perwakilan Forhati yang sekaligus dengan resmi membuka acara Camp Melati Komtar, Sabtu siang (11/05/2019) di Pusat Kegiatan HMI Cakaba.

Selain itu, dihari oleh perwakilan fungsionaris HMI Cakaba, Yeni Nurjanah selaku pengurus cabang, Size selaku pengurus Kohati cabang dan kemudian para ketua-ketua Kohati ruang lingkup HMI Cakaba.

Seperti apa yang disampaikan oleh Ely Nur Azizah selaku Ketua Umum Kohati Komtar, mengatakan, “Tema tersebut diharapkan agar seluruh Kader HMI-Wati Komisariat Tarbiyah dapat senantiasa meningkatkan kualitas diri melalui pengembangan potensi yang dimilikinya sebagai upaya untuk menjadi Muslimah berkualitas insan cita pula menjadi ajang silaturahmi”, ungkapnya.

Tidak hanya itu saja,  selain daripada mempererat tali silaturahim antar KOHATI, kegiatan tersebut juga sebagai upaya meningkatkan pemahaman KOHATI akan Gender, Feminisme dan Isu-isu Keperempuanan.

Seperti apa yang diterangkan oleh Dr. Hj. Teti Ratnasih, M.Ag., C.Ht., menjelaskan, “bahwasanya menjadi seorang Kohati itu harus SIP yakni Sinergi, Intelektual dan Progres. Karena menjadi hebat tidak harus menjadi nomor satu, menjadi yang terbaik apapun keadaannya selagi memiliki keinginan dan keahlian maka lakukanlah, pungkasnya

 

Kontributor : Dini Zakiyah Z N


Pipin Cakaba13 March, 2019
IMG_20190313_131604-1280x720.jpg

4min520

Lapmi | Bandung-Agenda Latihan Khusus Kohati (LKK) yang diadakan oleh Korps HMI-wati ( KOHATI ) HMI Cabang Kabupaten Bandung dengan resmi di buka, Rabu siang (13/03/21/2019) di Balai Latihan Koperasi dan UMKM, Gedebage, Bandung. Pelatihan yang bersekala nasional ini yakni di ikuti oleh 37 orang peserta yang telah lulus seleksi screening. Dari jumlah keseluruhan peserta terdaftar 50 orang peserta se -Indonesia.

Kegiatan yang bertema “Meningkatkan Peranan dan Kualitas Kader HMI-wati” sesuai dengan apa yang tercantum di Pedoman Dasar Kohati. Kemudian dalam kegiatan pembukaannya turut hadir, Dr. Cici Wartisah, S.Pd selaku Pokja PKK Kabupaten Bandung, Ayahanda Satia Gumilar selaku perwakilan Korps Alumni HMI Cabang Kabupaten Bandung, para peserta dan tamu undangan fungsionaris di ruang lingkup HMI Cabang Kabupaten Bandung.

Besar harapan yang di sampaikan Steering Comitte “Seluruh peserta yang hadir pada kegiatan ini semoga mampu meningkatkan kualitas potensi di bidang keperempuanan dalam publik maupun domestik”, ucap Size.

Dan dalam sambutannya Ketua Umum Kohati mengatakan “tentunya Kohati ini sangat berperan penting dalam mewujudkan tujuan HMI ialah mewujudkan masyarakat adil makmur yang di Ridhai Allah SWT dalam prosesnya perlu ditekankan agar dapat meningkatkan kualitas akademis untuk modal intelektual dan bermanfaat bagi banyak orang” ujar Ruka.

Bahkan lebih dari pada itu diterangkan pula bahwasannya peserta yang dapat hadir di LKK tersebut adalah kader Kohati terpilih, di sampaikan oleh Fajar Galang selaku perwakilan dari pengurus HMI Cakaba “pada zaman dahulu perempuan itu belum setara dengan laki-laki dalam beraktivitas, namun hari ini di era digitalisasi dimana perempuan ini hampir sama berperan aktif dalam segala hal”, ujarnya.

Dan apa yang disampaikan tersebut lebih di jelaskan oleh KAHMI Cabang Kabupaten Bandung, “Hari ini tantangan zaman begitu jauh, menempuh revolusi industri 4.0 ini ternyata sebagai penilaian bagaiman kita menyosong kedepan, andaikan kita tidak siap maka akan terlibas yang dimaksudkan ialah kesetaraan perempuan dan laki-laki harus sama-sama memperjuangkan kebaikan”, ucap Satia Gumilar.

Dalam hal ini, seorang perempuan di tuntut agar mampu meningkatkan mutu dalam berbagai hal. Bahkan referensi sangat penting untuk kalangan Mahasiswa Organisatoris dalam berbicara. Selanjutnya perlu juga seorang perempuan ini menjadi creator dalam aspek kehidupan, Kepemimpinan perempuan yang canggih dalam meningkatkan kinerja untuk menjawab permasalahan bangsa ini.

LKK tersebut mendapatkan respon positif dari Pokja PKK Kabupaten Bandung, “saya merasa bangga terhadap Kohati HMI ini, telah mengadakan program yang bermanfaat di Bidang Kohati atau keperempuanan itu sangat luar biasa. Karena perempuan sangat berperan penting serta berpengaruh di Indonesia dalam bidang keterampilan UMKM, seperti perekonomian lalu bidang pendidikan bahkan politik, hari ini perempuan tidak bisa dikesampingkan atau dipandang sebelah mata berbeda dengan dahulu,” ucap Cici

Kegiatan LKK tersebut akan berlangsung selama 5 hari kedepan guna menempa kader HMI-wati agar mampu mencapai tujuan yang diharapkan oleh Steering Comitte. Apa yang didapat ilmu dari kegiatan tersebut mampu diamalkan dan bermanfaat bagi orang banyak.

 

Kontributor : Pipin L H


Pipin Cakaba13 March, 2019
IMG-20190313-WA0004-1.jpg

3min570

 

Lapmi | Jakarta – Pengurus Korps HMI-Wati Himpunan Mahasiswa Islam (KOHATI) cabang Jakarta Pusat-Utara mempunyai nahkoda baru melalui Musyawarah Kohati Cabang (Muskohcab) ke-X di Gedung Cilosari 17, Menteng, Jakarta Pusat. Hasil dari Muskohcab ke-X itu melahirkan pemimpin baru yaitu Iyang Parangi sebagai Ketua Umum Kohati cabang Jakarta Pusat-Utara periode 2019-2020.

“Alhamdulillah,saya merasa lega dan saya mengucapkan selamat mengemban amanah baru kepada adinda Iyang sebagai ketua umum kohati. Semoga dibawah kepemimpinan adinda Iyang, Kohati Jakarta Pusat-Utara bisa lebih berwarna. Yang ingin saya tegaskan bahwa, hasil dari Muskohcab yang dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Desember 2018 yang bertempatan di Gedung Cilosari 17, Menteng jakpus hanya menghasilkan 1 Formatuer dan mide formatuer Kohati cab. Jakpustara,” ujar Sri Irawati selaku Ketua Umum Demisioner Kohati cabang Jakarta Pusat-Utara.

Ira menambahkan bahwa sekali lagi saya tegaskan bahwa saya hanya melaksanakan 1 forum Muskoh. “Jadi apabila hari ini ada kabar bahwa Kohati Jakpustara dualisme, sesungguhnya itu adalah fitnah yang sangat keji. Kenapa saya berkata demikian, sebab saya hanya melaksanakan Muskohcab satu kali dalam masa kepengurusan saya,” Katanya

“Jika kedepanya ada yang mengaku bahwa dia adalah Ketumkoh jakpustara periode 2019-2020,maka saya minta dengan hormat kepada semua pihak tolong buatkan forum terbuka dan pertemukan saya dengan orang yang mengaku sebagai ketumkoh Jakpustara,” tegas Ira.

Ia menjelaskan hanya orang ‘gila’ yang mengaku demikian tanpa ada mekanisme yang jelas. “Segala sesuatu ada prosesnya, ada tahapanya, ada aturan mainnya. Bukan tiba-tiba mengaku jadi Ketumkoh tanpa ada mekanisme yang jelas,” tuturnya.

Ira mengatakan seperti apa yang disampaikan Ayunda ketumkoh PB HMI, Siti Fatimah Siagian yang sempat hadir dalam pelantikan sekaligus mengisi stadium general pengurus korps HMI-Wati cab Jakpustara periode 2019-2020 “Kalau klaim harus yang berkualitas dong, masa udah klaim tapi ga berkualitas”.

“Saya berharap kepada semua pihak, terutama pengurus HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara periode 2019-2020,bahwa kawal selalu setiap agenda Kohati dan lindungi kohati Jakpustara sampai ke dasar hatinya. Akhir kata, saya titipkan pesan kepada adinda Iyang selaku Ketua Umum Kohati yang baru,” Katanya

Saya titip Kohati Jakpustara, tolong untuk dirawat dan dijaga. Dan semangat selalu untuk kepengurusan kedepannya. Tetap Kokoh walau diterjang masalah apapun. Bahagia HMI Jayalah kohati,” tutup Ira.

Gahara Kumala selaku Direktur Bidang Administrasi dan Hubungan Internal BAKORNAS LAPMI PB HMI 2018-2020 menambahkan bahwa Jabatan Ketua Umum seharusnya merupakan representasi dari keseluruhan anggota dalam organisasi tersebut.

“Bukan keterwakilan segelintir orang yang mengusungnya dengan tujuan dan target tertentu untuk mengusung sekelompok anggotanya untuk menguasai suatu system dan sub system yang lebih besar. Ketua Umum seharusnya adalah orang yang mewakili kata hati mayoritas anggotanya tanpa menyembunyikan tujuan pribadi yang membalut ambisi pribadi,” Kata Gahara


 



Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id