2019 February

Bring to the table win-win survival strategies to ensure proactive domination. At the end of the day, going forward, a new normal that has evolved from generation.
AdministratorAdministrator16 February, 2019
WhatsApp-Image-2019-02-16-at-19.52.10-800x445.jpeg

1min120

LAPMI HMI | Bogor – Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Bogor yang dilangsungkan di IPB International Convention Center (IICC), Bogor pada Sabtu (16/02/2019) menjadi arus baru bagi regenerasi KAHMI selanjutnya. Dalam forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi ini terpilih 5 Presidium KAHMI Bogor untuk masa bakti 2019 – 2024, yaitu Amril Syahputra Rangkuti, Dodik Ridho Nurrochmat, Sugeng Wiyono, Rahmi Purnomowati, dan Yonny Koesmaryono.


Pipin Cakaba16 February, 2019
IMG-20190216-WA0000.jpg

6min380

Oleh : Fajar Galang P

Demisioner Ketua Umum Komush Cakaba 2017-2018

Hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan yang saat ini dinikmati rakyat Indonesia kini menjadi sorotan semua kalangan. Terasa, peran aktif kepedulian rakyat sebagai bentuk harapan mereka agar memiliki pemimpin yang dapat membawa setiap daerah kearah lebih baik melalui pemilihan umum. Demos (rakyat) dan cratos (kekuatan), arti dasar bahasa yunani yang mengilhami terciptanya demokrasi. Beragam unsur kekuatan rakyat bersatu padu untuk mendukung salah satu calon legislatif, gubernur, bahkan presiden ditahun berikutnya melalui wadah relawan, organisasi masyarakat, organisai primordial, organisasi buruh dan lain sebagainya. Namun sungguh disayangkan apabila momentum pemilihan umum hanya dijadikan komoditas politik untuk segelintir orang (oknum) agar mendapatkan keuntungan pribadi.

Sebagai organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tetap berdiri pada jalur netral. Seluruh anggota aktif HMI jangan sampai masuk ke dalam kemelut politik yang tengah terjadi saat ini. Saya sepakat terhadap pernyataan Ketua Umum PB HMI tahun 2010-2012 Noer Fajriansyah saat itu, ia menganggap aktvitas politik semacam itu bisa menggangu kestabilan Himpunan itu sendiri.

Sebagai organisasi mahasiswa terbesar, HMI harus berdiri pada jalur netral menyikapi semua kemelut yang ada dalam partai atau politik. Hal ini mengingat alumni HMI berada diseluruh jaringan partai peserta pemilu 2018. Keberpihakan pada salah satu kelompok dalam sebuah partai akan memecah belah soliditas keluarga HMI.

Semua anggota HMI harus bijaksana dalam memainkan peranan mereka. Jika para anggota saling mengklaim mendukung salah satu pihak yang berkonflik, itu sama saja menghantam dan memecah belah persatuan HMI.

HMI sebagai organisasi yang tidak memiliki fatsun politik manapun, sejatinya kita kader mesti menjaga independensi Himpunan ditengah dinamika politik bangsa ini. Saya menegaskan kewajiban menjaga independensi Himpunan merupakan bagian integral dari amanat konstitusi yang mengikat setiap kader HMI dari PB sampai ke tingkat komisariat.

Saya rasa amanat konstitusi jelas menegaskan HMI sebagai organisasi yang independen, namun apa jadinya ketika amanat konstitusi sebagai pedoman tertinggi Himpunan dilacuri oleh seorang oknum kader. Terjadi fenomena yang menjamur dikalangan organisasi mahasiswa, untuk dukung mendukung salah satu kandidat pileg, pilgub, maupun presiden nanti pada tahun 2019. Mahasiswa sebagai kaum intelektual dan yang “katanya” agen perubahan harus mampu memilah dengan baik secara kritis, objektif dan solutif. Karena mahasiswa sebagai kaum menengah yang dapat menjembatani antara rakyat dengan pemerintah. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi perkaderan tertua di Indonesia dan memiliki independensi etis sekaligus organisatoris, kini beberapa kadernya nampak terlibat dalam aktivitas politik yang mengusung kesuksesan salah satu kandidat pada pesta demokrasi di tahun 2018.

Secara organisasi itu sangat mencederai, karena bertentangan dengan AD/ ART (Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga) bahwa HMI bersifat independen (BAB I, pasal 6), dan dijelaskan lebih lengkap didalam Tafsir Independensi yang didalamnya terdapat dua inti yaitu Independensi Etis dan Independensi Organisatoris.

Terdapat penjelasan di dalam Indepensi Organisatoris yaitu dalam melaksanakan dinamika organisasi, HMI secara organisatoris tidak pernah committed dengan kepentingan pihak manapun ataupun kelompok dan golongan manapun kecuali tunduk dan terikat pada kepentingan kebenaran dan objektifitas kejujuran dan keadilan. Agar secara organisatoris HMI dapat melakukan dan menjalankan prinsip-prinsip independensi organisatorisnya, maka HMI dituntut untuk mengembangkan kepemimpinan kuantitatif serta berjiwa independen sehingga perkembangan, pertumbuhan dan kebijaksanaan organisasi mampu diemban selaras dengan hakikat independensi HMI. Untuk itu HMI harus mampu menciptakan kondisi yang baik dan mantap bagi pertumbuhan dan perkembangan kualitas-kualitas kader HMI. Dalam rangka menjalin tegaknya prinsip-prinsip independensi HMI mengimplementasi independensi HMI kepada anggota adalah sebagai berikut:

1. Anggota-anggota HMI terutama aktifitasnya dalam melaksanakan tugasnya harus tunduk kepada ketentuan-ketentuan organisasi serta membawa program perjuangan HMI. Oleh karena itu tidak diperkenankan melakukan kegiatan-kegiatan dengan membawa organisasi atas kehendak pihak luar manapun juga.

2. Mereka tidak dibenarkan mengadakan komitmen-komitmen dengan bentuk apapun dengan pihak luar HMI selain segala sesuatu yang telah diputuskan secara organisatoris.

3. Alumni HMI senantiasa diharapkan untuk arif berjuang meneruskan dan mengembangkan watak independensi etis dimanapun mereka berada dan berfungsi sesuai dengan minat dan potensi dalam rangka membawa hakikat dan mission HMI. Dan menganjurkan serta mendorong alumni untuk menyalurkan aspirasi kualitatifnya secara tepat dan melalui semua jalur pembaktian baik jalur organisasi professional kewiraswastaan, lembaga-lembaga sosial, wadah aspirasi politik lembaga pemerintahan ataupun jalur-jalur lainnya yang semata-mata hanya karena hak dan tanggung jawabnya dalam rangka merealisir kehidupan masyarakat adil makmuryang diridhoi Allah SWT. dalam menjalankan garis independen HMI dengan ketentuan-ketentuan tersebut di atas, pertimbangan HMI semata-mata adalah untuk memelihara mengembangkan anggota serta peranan HMI dalam rangka ikut bertanggung jawab atas Negara dan bangsa. Karenanya menjadi dasar  dan kriteria setiap sikap HMI semata-mata adalah kepentingan nasional bukan kepentingan golongan atau partai dan pihak penguasa sekalipun. Bersikap independen berarti sanggup berpikir dan berbuat sendiri dengan menempuh resiko. Ini adalah suatu konsekuensi atau sikap pemuda. Mahasiswa yang kritis terhadap masa kini dan kemampuan dirinya untuk sanggup mewarisi hari depan bangsa dan Negara.

Setelah sedikitnya membahas ihwal independensi organisasi bernama HMI, saya berharap kepada setiap kader HMI untuk menanamkan nilai independensi yang termaktub dalam kontitusi. Jangan sampai kiranya dalam setiap LK-1 materi konstitusi dibahas berjam-jam tapi tak pernah sampai sejujurnya ke diri setiap kader. Sebab, independensi merupakan jantung dari pada mahasiswa. Bak kata Tan Malaka mengatakan bahwa “Idealisme merupakan kemewahan terakhir yang dimiliki oleh mahasiswa”.

 

 


AdministratorAdministrator14 February, 2019
IMG-20190214-WA0016-800x445.jpg

1min80

LAPMI HMI | Malang – Dalam rangka untuk mengumpulkan para seniman HMI se-Nusantara. Lembaga Seni Mahasiswa Islam (LSMI) Cabang Malang mengadakan acara Jambore Nasional LSMI dan Seniman HMI. Acara bertajuk “Arthopia Nusantara” dibuka Kamis malam (14/2/2019) di Sanggar Kegiatan Bersama Blimbing Malang. Diikuti oleh para seniman HMI dari berbagai Cabang. Dari Bandung sampai Blitar.


AdministratorAdministrator11 February, 2019
IMG-20181102-WA0025-768x576.jpg

1min110

LAPMI HMI | Bandung – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kabupaten Bandung (HMI Cakaba) adakan kegiatan Forum Group Diskusi (FGD) dan Deklarasi Anti Hoax. Dihadiri Pemuda dan mahasiswa Kabupaten Bandung, Kader HMI dan Pelajar di Wilayah setempat, jum’at (02/11/2018) di Gedung KORPRI Kabupaten Bandung, Soreang. Menghadirkan Pemantik AKP Sururi dari Polres Soreang, Kahpiana Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung, H. Udung Dispora Kabupaten Bandung dan Anam Ketua Umum HMI Badan Koordinasi Jawab Barat. Peserta dan seluruh elemen yang hadir ikut menyerukan deklarasi anti Hoax.


AdministratorAdministrator9 February, 2019
IMG_20190210_022455.png

1min90

LAPMI HMI|Sumedang-Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Barat. Buka kegiatan Advance Training atau LK III dengan jumlah peserta yang lulus tahap seleksi screening 40 orang, Sabtu sore, (09/02/2019) di Pusdiklat Gerkopin, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Diantaranya peserta yang datang dari beberapa wilayah se-Indonesia sebagai delegasi pesertanya Latihan Kader III tersebut.


AdministratorAdministrator5 February, 2019
72-tahun-hmi-koreksi-dan-resolusi.jpg

1min80

Oleh: Sudarman Effendi
(Direktur LAPMI HMI Cabang Mataram)

Gagasan tanpa implementasi hanya bisa dikenang sebagai wacana yang akan lenyap di awang-awang. Wajah intelektualisme HMI akan kabur jika hanya di isi oleh kader-kader yang sibuk “mendengkur” di ruang-ruang praktis dan perebutan simbolik dangkal sebuah jabatan.



Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id