2019 February

Bring to the table win-win survival strategies to ensure proactive domination. At the end of the day, going forward, a new normal that has evolved from generation.
AdministratorAdministrator26 February, 2019
WhatsApp-Image-2019-02-26-at-18.52.31-800x445.jpeg

1min50

LAPMI HMI | Bogor – Dalam rangka KBM (Kemah Bakti Mahasiswa) HMI Kota Bogor ke 12 yang diadakan selama 1 bulan. Hmi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, HMI gelar pengobatan gratis di wilayah Sempur Kota Bogor.  Terlihat puluhan ibu – ibu dan warga antusias mengikuti pengobatan gratis tersebut. Terdata sekitar 51 orang daftar untuk memeriksa kesehatan. Salah satunya ibu Nia Kurniasih, wanita berumur 45 tahun yang menyambut dengan senang agenda tersebut.


AdministratorAdministrator22 February, 2019
WhatsApp-Image-2019-02-23-at-19.53.11-1.jpeg

1min30

LAPMI HMI | Jakarta – Bertempat di Ballroom Hotel Cordela Jakarta Pusat (22/02/2019), sekitar 30 pengurus HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara periode 2019-2020 resmi dilantik. Turut hadir alumni HMI (KAHMI) Jakarta dan kader HMI se-Jabodetabek dalam pelantikan ini. Ahmad Marjuki selaku ketua umum HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara (Jakpustara) menyampaikan bahwa para pengurusnya memiliki harapan agar HMI harus kembali kepada khittah perjuangannya, yakni memperjuangkan keumatan dan kebangsaan.


AdministratorAdministrator22 February, 2019
WhatsApp-Image-2019-02-22-at-13.01.10-800x445.jpeg

1min50

LAPMI HMI | Bogor -Puluhan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor melakukan aksi menduduki paksa ruangan Walikota Bogor, Bima Arya yang beralamat di Jalan Juanda, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/2/2019). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan HMI terhadap birokrasi yang dinilai ingkar janji terkait kegiatan Kemah Bhakti Mahasiswa (KBM) XII HMI Cabang Kota Bogor di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah.


Pipin Cakaba21 February, 2019
IMG_20190221_184002_HHT-1280x720.jpg

3min410

Lapmi | Bandung- Pembukaan Training of Trainer (TOT) Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bandung periode 2018/2019. Pelatihan tersebut dilaksanakan secara lokal untuk kader HMI Cakaba saja. Peserta yang mengikuti TOT tersebut mewakili dari berbagai Komisariat di ruang kerja HMI Cakaba.

 

Jumlah 37 orang peserta dari berbagai Komisariat di ruang kerja HMI Cakaba, paling banyak mengikuti TOT kali ini dari Komisariat Tarbiyah dengan jumlah 18 orang. Tentunya antusias para peserta menjadi suatu bentuk kegiatan TOT ini dinantikan oleh Kader HMI Cakaba.

 

Kegiatan yang bertajuk “Tercipata nya Sumber Daya Instruktur yang Memiliki Kemampuan Akademis, Kemampuan Mengelola Latihan, serta Mampu Menjadikan Diri sebagai Teladan yang Baik”. Dan akan dilaksanakan selama 3 hari kedepan, Kamis petang (21/02/2019) di Pusat Kegiatan HMI Cakaba.

Seperti yang di paparkan oleh Ketua BPL HMI Cakaba dalam sambutannya, “training of trainer ini, bukan untuk sekedar menggugurkan kewajiban atau menjadi settering committe pada LK 1 saja, melainkan harus melanjutkan training selanjutnya agar menjadi seorang pengelola berbagai pelatihan di HMI” ucap Abnu Malik.

 

Di harapkan seluruh peserta yang sudah ditanyakan berhak mengikuti pelatihan TOT tersebut dapat mengikuti pelatihan dengan disiplin dan memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin. “Semua butuh proses, inilah proses kawan-kawan untuk menjadi seorang instruktur. Karena instruktur di HMI Cakaba ini, menjadi paling terbanyak jumlah instrukturnya”, ujar Asep selaku Ketua Umum HMI Cakaba dalam sambutannya.

 

Lanjut, Ketua Umum mengatakan “model dan metode perkaderan HMI ini belum ada pembaharuan, maksudnya metode yang dapat menyesuaikan dengan zaman yang relevan dengan keadaan sekarang ini. Semoga di forum pelatihan nantinya dapat berdiskusi sehingga menemukan metode anyar untuk perkaderan yang progresif” ujarnya.

 

Diharapkan kedepannya pun organisasi ini tetap dapat menjaga ke ilmiahannya. Seperti apa yang diutarakan oleh Riki Hermawan selaku Demisioner Ketua Umum BPL periode 2015/2016. “Instruktur itu seorang penjaga ilmiah organisasi, dimana seorang instruktur ini mampu menjadi pengelola latihan yang menggunakan akal sehat”, kata Riki.

 

Kemudian Riki menceritakan bagaimana seorang instruktur ini mampu menjadi sosok yang teladan bagi kader lainnya. “Saya pun dulu seperti kalian semuanya, berproses untuk menjadi seorang instruktur. Dan semoga kawan-kawan semua dapat menjadi instruktur yang di harapkan sesuai dengan tujuan kegiatan TOT ini”, ucapnya.

Proses yang dilakukan ini, menjadikan semangat tenaga instruktur baru HMI Cakaba. Yang kemudian dapat mengelola training lain kedepannya.

Kontributor : Pipin LH


AdministratorAdministrator20 February, 2019
IMG-20190221-WA0005.jpg

1min60

LAPMI HMI |Malang – Sikap HMI Cabang Malang terhadap ditetapkannnya Permenristekdikti nomor 55 tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Lingkungan Kampus mendapatkan respon posistif dari gerakan Cipayung Plus di Malang Raya. Cipayung Plus terdiri Pengurus Cabang (PC) GMNI Malang Raya, PC PMII Malang, PC IMM Malang, PC Hikmahbudhi Malang, HMI Malang Raya dan PMKRI Malang. Para aktivis tersebut menggelar acara Simposium Nasional di Universitas Negeri Malang (UM), Rabu, (20/02/2019).


AdministratorAdministrator18 February, 2019
WhatsApp-Image-2019-02-17-at-23.23.12.jpeg

1min510

Oleh: Aqil N*

Akhir-akhir tahun, kemanusiaan melihat  jalan-jalan yang semakin tidak manusiawi. Bahkan para pembeli dan pedagang seperti mencari-cari dosanya, kemudian tiang-tiang listrik dan jalan nampak acuh, tembok kian membisu, seandainya ada lulusan-lulusan strata humaniora disitu barangkali mustahil menundukkan kebisuan, mereka pada saat itu juga akan membakar lara dan kesedihan kebesaran ego yang enggan dikritisi. Kemanusiaan telah tunduk, ia tak lagi berpangku oleh keberanian marjin kiri, kesannya seperti mengakuisisi kepemilikan dan otoritas manusia kendati meskipun ia melihat disekelilingnya zaman-lah yang terlalu cepat melibas habis jeri payah orang-orang kecil.


AdministratorAdministrator17 February, 2019
IMG-20190217-WA0004-800x445.jpg

1min50

LAPMI HMI | Jakarta – Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang terjaring dari berbagai latar belakang profesi yang berbeda-beda terus menunjukan kepeduliannya kepada bangsa dan negara. Sebab, HMI merupakan organisasi mahasiswa Islam tertua yang masih eksis hingga saat ini. Pokok pemikiran, gagasan dan sumbangsih dalam wujud kepemimpinan dari berbagai sektor dapat membuktikan bahwa, alumni HMI hadir untuk menjawab berbagai problematika kebangsaan dan keummatan dari negara yang plural ini. Salah satu wujud nyata dari itu semua dilihat dari peluncuruan buku yang berjudul Pangan, Kebangsaan dan Ketahanan Nasional. Kehadiran buku tersebut diinisiasi oleh Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) yang secara resmi diluncurkan pada hari Jum’at, (17/02/2019).


Pipin Cakaba17 February, 2019
IMG-20190215-WA0017-1280x720.jpg

3min630

Lapmi | Soreang – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam kiprah 72 tahunnya mempunyai sepak terjang yang amat panjang. Dalam merayakan ulang tahunnya yang ke-72 Tahun, HMI Cabang Kabupaten Bandung menggelar perayaan bersama Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Naser di Rumah Dinas Bupati, Soreang, Jum’at siang (15/03/2019) Kabupaten Bandung.

 

Dadang Naser mengatakan, harapan kabupaten Bandung perihal pentingnya HMI dalam gerak pembaharu yang berkiprah dari masa ke masa selalu bersentuhan kepada sisi akademis dan sisi sosial kemasyarakatan.

“Sebagai Organisasi yang mempunyai Azas keislaman dan mempunyai komitmen kebangsaan harus hadir dalam gerakan pembaharuan yang bersifat milenial. Teruslah mengevaluasi segala aspek untuk berkonstribusi pada pembangunan bangsa” Ucap Dadang Naser

 

Lanjutnya, sebagai gerakan pembaharuan yang dapat mempersatukan bangsa dan dapat membaca, mendalami, serta memahami peran kemasyarakatan. Maka HMI diusia yang sudah tidak muda ini dengan adanya agenda pemilu kedepan harus memberikan informasi yang bijak agar masyarakat dapat menentukan pilihannya untuk bersikap dimomen April nanti.

 

Dalam menanggapi pesta demokrasi yang akan digelar 17 April mendatang. “Idealisme kemahasiswaan harus dipegang teguh oleh HMI upaya menunjukan eksistensinya dalam kiprah organisasi kemahasiswaan yang mendorong masyarakat dalam berbagi aspek dalam wujud konstribusi pembanguan bangsa kedepan secara gerakan pembaharuan dalam setiap lini masanya. Dan Akhir kata saya, yakin usaha sampai, jayalah HMI”, tutur Dadang Naser

 

Sambutan baik tersebut dari Bupati Bandung menjadi sebuah acuan motivasi bagi Kader HMI Cabang Kabupaten Bandung untuk terus berkiprah dalam permasalahan sosial tentunya

 

“Semoga HMI di Milad yang ke-72 tahun ini, tetap dapat berkarakter seperti yang di kisahkan dalam sejarahnya. Dan HMI Cabang Kabupaten Bandung tetap menjadi garda terdepan dalam menanggapi permasalahan sosial”, ujar Alfi salah satu Kader HMI Cakaba.

 

Organisasi yang sudah matang dalam usianya ini pun merelevansikan sesuai jamannya untuk dapat mewadahi eksistensi kader kadernya dalam Badan Semi Otonom (BSO) yang dinamai Lembaga Pengembangan Profesi (LPP). Dengan adanya BSO tersebut, agar dapat bersinergi HMI dan aktif membangun sisi sosial kemasyarakatan dengan solutif.

 

“HMI sebagai gerakan pembaharuan yang terus menerus berusaha relevan dengan jaman dan selalu memberikan solusi untuk mengembangkan para kadernya dalam wadah LPP harus bisa lebih kritis dalam menyikapi persoalan bangsa dan bisa lebih memberikan solusi yang nyata dan dapat bermanfaat bagi masyarakat”, Tutup Asep selaku Ketua Umum HMI Cakaba.

 

Kontributor : Dandi



Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id