update

Pipin Cakaba24 March, 2019
IMG_20190324_094505-1280x720.jpg

2min570

Lapmi | Garut – Agenda Rapat Anggota Komisariat (RAK) menghasilkan keputusan saudara Dian Saeful Hayat, terpilih menjadi Ketua HMI Komisariat Universitas Garut (UNIGA) periode 2019-2020, Minggu (24/04/2019) di Aula Pesantren Zawiyah Darushufi, Cibunar, Garut. Agenda tersebut di buka resmi dari, Sabtu (23/03) petang.

Dengan turut hadir pengurus HMI Cabang Garut yang membuka resmi kegiatan tersebut. Ketua Umum HMI Kom. Uniga periode 2017-2018, Dadan, mengatakan “saudara Dian ini terpilih sebagai Ketua HMI komisariat Uniga secara sah demokrasi, sebagai salah satu dari dua orang yang menjadi kandidat Ketua Umum, Diki Abdurahman ia dari Fakultas Ekonomi dan Dian Saeful Hayat pula dari Fakultas Ekonomi, Uniga”, ucapnya.

 

Selanjutnya, Dadan menambahkan menjadi sebuah harapan baik siapapun yang menjadi Ketua selanjutnya, “harapannya Ketua terpilih ini dapat bersinergi dengan seluruh kader di bawah kepemimpinannya, dan yang paling penting yakni mampu menjalin kerjasama baik dengan organisasi kepemudaan lainnya”, tambahnya.

 

Respon baik yang di dapat oleh Dian selaku ketua terpilih HMI Komisariat Uniga tersebut, mendapatkan ucapan selamat mengemban amanah dari sejumlah alumni Komisariat Uniga. Ucapan tersebut terlontar di group WhatsApp HMI Komisariat Uniga keterangan yang di sampaikan oleh Dian kepada Jurnalis Lapmi.

 

Sebagai demisioner dari Ketua Umum Komisariat Uniga, lanjut Dadan, mengungkapkan,“Semoga Ketua terpilih ini bisa melanjutkan estafeta kepemimpinan yang solid dan mampu menggerakkan program kekaryaan yang telah ada seperti divbidang Pers Mahasiswa, Ekonomi dan Lembaga Pecinta Alam Mahasiswa Islam”, ungkapnya.

 

Dengan terpilihnya saudara Dian ini menjadikan HMI Komisariat Uniga segar kembali dengan semangat mudanya. Ia yang masih duduk di semester 8 kini, memiliki sebuah tekad yang baik untuk mewujudkan HMI Komisariat Uniga progresif kedepannya. Semoga apa yang menjadi harapannya dapat terwujud. (PLH)


Pipin Cakaba23 March, 2019
cropped-logooo.png

3min150

Lapmi | Bogor-Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ekonomi Cabang Kota Bogor selenggarakan kegiatan pelatihan sablon pakaian. Pelatihan sablon pakaian ini diselenggarakan dikediaman ketua umum komisariat ekonomi saudara Samsudin didaerah Kemang Bogor. Jum’at (22/03/2019). Pelatihan ini dihadiri oleh peserta dari kalangan muda, ada dari Kader HMI Komisariat Ekonomi selaku tuan rumah, dan juga dihadiri oleh pemuda karang taruna 07 Desa Kemang Bogor.

Dalam melaksanakan kegiatan pelatihan ini HMI komisariat ekonomi bekerja sama dengan salah satu pengusaha muda yakni saudara M. Angga Muharram Owner dari Crazh Print Bogor. Dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif, pelatihan wirausaha sablon pakaian dianggap perlu sebagai salah satu bekal ilmu dan sebagai salah satu bidang wirausaha kreatif untuk menunjang kualitas diri dan memberikan motivasi berwirausaha di kalangan muda.

 

Ketua penyelenggara pelatihan sablon pakaian Tomi Ardiansyah yang juga sebagai ketua bidang kewirausahaan dan pengembangan profesi komisariat ekonomi mengatakan, “Mendukung ekonomi kreatif bukanlah suatu hal yang dapat di ciptakan secara instan, akan tetapi kita harus melalui berbagai proses untuk mencapai tujuan tersebut salah satunya adalah menimba ilmu dari berbagai sumber yang jelas. Karena dalam segala hal ilmu merupakan modal awal yang paling besar dan ilmu juga dapat dikatakan sebagai pondasi disetiap hal yang ingin dilakukan”, ucapanya.

 

Tomi menambahkan “Dalam hal ini saya selaku ketua penyelenggara mengadakan pelatihan sebagai wadah menimba ilmu dan menggali potensi SDM dengan melibatkan salah satu pengusaha muda di bidang sablon dan konfeksi sebagai pemateri. Selain peserta  mendapatkan ilmu dari sumber yang jelas tentang usaha sablon dan konfeksi, peserta juga mendapatkan motivasi berwirausaha. Dalam bidang sablon dan konfeksi pemuda dapat menuangkan segala ide kreatifitas nya melalui desain yang dibuat untuk diterapkan pada pakaian yang akan disablon. Dan ini merupakan langkah awal bagi para peserta pelatihan, semoga dari pelatihan hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para peserta dan dapat dijadikan sebagai pendorong minat berwirausaha dikalangan pemuda” ujarnya.

 

“Betapa pentingnya berusaha dan bekerja keras di usia muda, sebagai bekal dan modal kita merancang masa depan. Saya mengapresiasi kegiatan pelatihan kewirausahaan ini, semoga kegiatan ini berkelanjutan dan mudah-mudahan HMI Komisariat Ekonomi Cabang Kota Bogor mampu mencetak kader-kader yang berjiwa usaha sehingga mampu menciptakan sosok pengusaha tangguh yang bisa bersaing di tingkat daerah, nasional ataupun internasional. YAKUSA”, ujar M. Angga Muharram selaku pemateri.

 

“Untuk mengembangkan ekonomi kreatif maka generasi muda harus bisa berperan aktif dalam mengembangkan potensi diri, dimana semangat pemuda dalam mengelola ide-ide kreatif itu sangat diharapkan maka perlu untuk diadakannya pelatihan atau pengembangan kualitas pemuda tersebut guna terciptanya kreatifitas dan produktifitas serta minat berwirausaha di usia muda”, pungkas Samsudin selaku ketua umum HMI Komisariat Ekonomi Cabang Kota Bogor. (AP)


Pipin Cakaba17 March, 2019
cropped-logooo.png

2min470

Lapmi | Tasikmalaya- Agenda Rapat Pleno 2 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya berhasil menambah komisariat menjadi 9 komisariat. Pada rapat pleno 2 HMI Cabang Tidak, Komisariat Persiapan Universitas Perjuangan (UNPER) di kukuhkan, Minggu malam (17/03/2019).

Doc. Rapat Pleno 2 HMI Cbg Tasikmalaya

Agenda Rapat Pleno tersebut dilaksanakan selama 2 hari,  pada hari sabtu-minggu tetanggal 16 – 17 maret 2019, yang bertempat di Aula Sekretariat HMI Cabang Tasikmalaya, Jl. Sutisna Senjaya no.41. Pleno 2 HMI Cabang Ya ini pun diikuti oleh 7 komisariat diantaranya Komisariat STAI, Hasan Basri,  Unsil, Lafran, STIA, STISIP, dan Singaparna Cipasung.

 

Menurut Ketua umum HMI Cabang Tasikmlaya Fikri Zulfikar, mengatakan, “Bertambahnya Komisariat di HMI Cabang Tasikmalaya adalah bentuk keseriusan kaderisasi dari seluruh anggota HMI Cabang Tasikmalaya, kedepan kami akan membentuk beberapa lagi komisariat di seluruh perguruan tinggi di Wilayah Tasikmalaya”, ucap Fikri.

 

Resminya UNPER menjadi Komisariat persiapan HMI Cabang Tasikmalaya ini. Maka akan lebih progres lagi HMI Cabang Tasikmalaya dalam merekrut anggota baru guna menghasilkan benih pemimpin Umat dan Bangsa sesuai denga misi HMI.

 

Berikut pula penuturan Fikri “semoga kaderisasi ini menjadi sebuah amanah yang dapat terus di emban untuk kedepannya, agar HMI Cabang Tasikmalaya semakin berkembang dan maju” tutupnya.

 

Kontributor : Pipin LH


Pipin Cakaba16 March, 2019
IMG_20190316_105034_HHT-1280x720.jpg

3min480

Lapmi | Kab.Bandung- Dalam balut kegiatan Pendidikan Dakwah Progresif Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam ( LDMI ) HMI Cabang Kabupaten Bandung. Untuk kali pertama digelar, pembukaan agenda tersebut dihadiri oleh 20 orang, tidak hanya dari ruang lingkup HMI Cakaba saja melainkan kedatangan peserta dari berbagai Cabang se-Jawa Barat, diantaranya HMI Cabang Sukabumi, Garut, Sabtu pagi (16/03/2019) di Pusat Kegiatan HMI Cakaba.

Ikut hadir pula Lembaga Pengembangan Profesi HMI Cabang Kabupaten Bandung, direktur Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam ( LKBHMI ), perwakilan Lembaga Pers Mahasiswa Islam ( LAPMI ). Begitu pula hadir fungsionaris Cabang dan Komisariat di wilayah kerja HMI Cabang Kabupaten Bandung.

 

Direktur Utama LDMI, Sepa Munawar, menjadi, “di adakan nya agenda kegiatan ini tiada lain untuk mengembangkan potensi Dakwah dalam Himpunan, karena Dakwah ini bukan sekedar di Mesjid, membawa tasbih, melainkan Dakwah ini bisa dilakukan dimana saja, ialah Dakwah Sosial. Yakni Hablu Minanas Hablu Minallah harus di maknai secara luas”, tutur Sepa pada saat sambutannya.

 

Pada kegiatan Pendidikan Dakwah Progresif LDMI menargetkan peserta yang hadir mampu membangun LDMI di Cabang-cabang nya kemudian. Di tuturkan oleh Sepa, “bahwasanya LDMI di Wilayah Jawa Barat ini belum banyak, maka dengan ada kegiatan ini semoga makin banyak LDMI berdiri di Cabang-cabang se-Jawa Barat” ucapnya

 

Agenda ini pula dijadikan sebagai gerbang untuk menunjukkan eksistensi Kader HMI dalam dunia Dakwah yakni sebagai bentuk pengabdian terhadap Masyarakat. Seperti apa yang di sampaikan Ketua Umum HMI Cabang Kabupaten Bandung, Asep Taufiqurrahman, “Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam ini merupakan wadah untuk Kader HMI ialah untuk mensyiarkan dan mengembangkan ajaran syariat Islam sesuai tujuan awal berdiri organisasi HMI ini”, ucapnya.

 

Lanjut, Asep, mengatakan, “materi-materi yang ada sangat begitu menarik, mulai dari Sejarah, Ideologi Pembebasan, Islam Progresif dan bahkan materi strategi propaganda, analisa terhadap apa yang terjadi hari ini menjelang pemilu serentak 17 April 2019 mendatang, dinamika keumatan dan kebangsaan menjadi tantangan pada agenda demokrasi kedepan, harapannya dengan dilaksanakan kegiatan ini  mampu melahirkan kader-kader dakwah yang menjadi problem solver pada permasalahan yang terjadi saat ini”, tutupnya.

Kontributor : Pipin LH


Pipin Cakaba13 March, 2019
IMG_20190313_131604-1280x720.jpg

4min320

Lapmi | Bandung-Agenda Latihan Khusus Kohati (LKK) yang diadakan oleh Korps HMI-wati ( KOHATI ) HMI Cabang Kabupaten Bandung dengan resmi di buka, Rabu siang (13/03/21/2019) di Balai Latihan Koperasi dan UMKM, Gedebage, Bandung. Pelatihan yang bersekala nasional ini yakni di ikuti oleh 37 orang peserta yang telah lulus seleksi screening. Dari jumlah keseluruhan peserta terdaftar 50 orang peserta se -Indonesia.

Kegiatan yang bertema “Meningkatkan Peranan dan Kualitas Kader HMI-wati” sesuai dengan apa yang tercantum di Pedoman Dasar Kohati. Kemudian dalam kegiatan pembukaannya turut hadir, Dr. Cici Wartisah, S.Pd selaku Pokja PKK Kabupaten Bandung, Ayahanda Satia Gumilar selaku perwakilan Korps Alumni HMI Cabang Kabupaten Bandung, para peserta dan tamu undangan fungsionaris di ruang lingkup HMI Cabang Kabupaten Bandung.

Besar harapan yang di sampaikan Steering Comitte “Seluruh peserta yang hadir pada kegiatan ini semoga mampu meningkatkan kualitas potensi di bidang keperempuanan dalam publik maupun domestik”, ucap Size.

Dan dalam sambutannya Ketua Umum Kohati mengatakan “tentunya Kohati ini sangat berperan penting dalam mewujudkan tujuan HMI ialah mewujudkan masyarakat adil makmur yang di Ridhai Allah SWT dalam prosesnya perlu ditekankan agar dapat meningkatkan kualitas akademis untuk modal intelektual dan bermanfaat bagi banyak orang” ujar Ruka.

Bahkan lebih dari pada itu diterangkan pula bahwasannya peserta yang dapat hadir di LKK tersebut adalah kader Kohati terpilih, di sampaikan oleh Fajar Galang selaku perwakilan dari pengurus HMI Cakaba “pada zaman dahulu perempuan itu belum setara dengan laki-laki dalam beraktivitas, namun hari ini di era digitalisasi dimana perempuan ini hampir sama berperan aktif dalam segala hal”, ujarnya.

Dan apa yang disampaikan tersebut lebih di jelaskan oleh KAHMI Cabang Kabupaten Bandung, “Hari ini tantangan zaman begitu jauh, menempuh revolusi industri 4.0 ini ternyata sebagai penilaian bagaiman kita menyosong kedepan, andaikan kita tidak siap maka akan terlibas yang dimaksudkan ialah kesetaraan perempuan dan laki-laki harus sama-sama memperjuangkan kebaikan”, ucap Satia Gumilar.

Dalam hal ini, seorang perempuan di tuntut agar mampu meningkatkan mutu dalam berbagai hal. Bahkan referensi sangat penting untuk kalangan Mahasiswa Organisatoris dalam berbicara. Selanjutnya perlu juga seorang perempuan ini menjadi creator dalam aspek kehidupan, Kepemimpinan perempuan yang canggih dalam meningkatkan kinerja untuk menjawab permasalahan bangsa ini.

LKK tersebut mendapatkan respon positif dari Pokja PKK Kabupaten Bandung, “saya merasa bangga terhadap Kohati HMI ini, telah mengadakan program yang bermanfaat di Bidang Kohati atau keperempuanan itu sangat luar biasa. Karena perempuan sangat berperan penting serta berpengaruh di Indonesia dalam bidang keterampilan UMKM, seperti perekonomian lalu bidang pendidikan bahkan politik, hari ini perempuan tidak bisa dikesampingkan atau dipandang sebelah mata berbeda dengan dahulu,” ucap Cici

Kegiatan LKK tersebut akan berlangsung selama 5 hari kedepan guna menempa kader HMI-wati agar mampu mencapai tujuan yang diharapkan oleh Steering Comitte. Apa yang didapat ilmu dari kegiatan tersebut mampu diamalkan dan bermanfaat bagi orang banyak.

 

Kontributor : Pipin L H


Pipin Cakaba13 March, 2019
IMG-20190313-WA0004-1.jpg

3min520

 

Lapmi | Jakarta – Pengurus Korps HMI-Wati Himpunan Mahasiswa Islam (KOHATI) cabang Jakarta Pusat-Utara mempunyai nahkoda baru melalui Musyawarah Kohati Cabang (Muskohcab) ke-X di Gedung Cilosari 17, Menteng, Jakarta Pusat. Hasil dari Muskohcab ke-X itu melahirkan pemimpin baru yaitu Iyang Parangi sebagai Ketua Umum Kohati cabang Jakarta Pusat-Utara periode 2019-2020.

“Alhamdulillah,saya merasa lega dan saya mengucapkan selamat mengemban amanah baru kepada adinda Iyang sebagai ketua umum kohati. Semoga dibawah kepemimpinan adinda Iyang, Kohati Jakarta Pusat-Utara bisa lebih berwarna. Yang ingin saya tegaskan bahwa, hasil dari Muskohcab yang dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Desember 2018 yang bertempatan di Gedung Cilosari 17, Menteng jakpus hanya menghasilkan 1 Formatuer dan mide formatuer Kohati cab. Jakpustara,” ujar Sri Irawati selaku Ketua Umum Demisioner Kohati cabang Jakarta Pusat-Utara.

Ira menambahkan bahwa sekali lagi saya tegaskan bahwa saya hanya melaksanakan 1 forum Muskoh. “Jadi apabila hari ini ada kabar bahwa Kohati Jakpustara dualisme, sesungguhnya itu adalah fitnah yang sangat keji. Kenapa saya berkata demikian, sebab saya hanya melaksanakan Muskohcab satu kali dalam masa kepengurusan saya,” Katanya

“Jika kedepanya ada yang mengaku bahwa dia adalah Ketumkoh jakpustara periode 2019-2020,maka saya minta dengan hormat kepada semua pihak tolong buatkan forum terbuka dan pertemukan saya dengan orang yang mengaku sebagai ketumkoh Jakpustara,” tegas Ira.

Ia menjelaskan hanya orang ‘gila’ yang mengaku demikian tanpa ada mekanisme yang jelas. “Segala sesuatu ada prosesnya, ada tahapanya, ada aturan mainnya. Bukan tiba-tiba mengaku jadi Ketumkoh tanpa ada mekanisme yang jelas,” tuturnya.

Ira mengatakan seperti apa yang disampaikan Ayunda ketumkoh PB HMI, Siti Fatimah Siagian yang sempat hadir dalam pelantikan sekaligus mengisi stadium general pengurus korps HMI-Wati cab Jakpustara periode 2019-2020 “Kalau klaim harus yang berkualitas dong, masa udah klaim tapi ga berkualitas”.

“Saya berharap kepada semua pihak, terutama pengurus HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara periode 2019-2020,bahwa kawal selalu setiap agenda Kohati dan lindungi kohati Jakpustara sampai ke dasar hatinya. Akhir kata, saya titipkan pesan kepada adinda Iyang selaku Ketua Umum Kohati yang baru,” Katanya

Saya titip Kohati Jakpustara, tolong untuk dirawat dan dijaga. Dan semangat selalu untuk kepengurusan kedepannya. Tetap Kokoh walau diterjang masalah apapun. Bahagia HMI Jayalah kohati,” tutup Ira.

Gahara Kumala selaku Direktur Bidang Administrasi dan Hubungan Internal BAKORNAS LAPMI PB HMI 2018-2020 menambahkan bahwa Jabatan Ketua Umum seharusnya merupakan representasi dari keseluruhan anggota dalam organisasi tersebut.

“Bukan keterwakilan segelintir orang yang mengusungnya dengan tujuan dan target tertentu untuk mengusung sekelompok anggotanya untuk menguasai suatu system dan sub system yang lebih besar. Ketua Umum seharusnya adalah orang yang mewakili kata hati mayoritas anggotanya tanpa menyembunyikan tujuan pribadi yang membalut ambisi pribadi,” Kata Gahara


 


AdministratorAdministrator7 March, 2019
borgol-uu-ite-ilustrasi-pelanggaran-cyber_20161128_201855.jpg

1min60

LAPMI HMI | Jakarta – Penangkapan Aktivis Robertus Robert pada 6 Maret 2017 pada saat melakukan orasi di Aksi Kamisan, dianggap melakukan ujaran kebencian. Anggapan tersebut akhirnya mendapat kecaman dari berbagai pihak. Demikian disampaikan Sekertaris Jendral Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) LAPMI PB HMI, Erman Adiakusumah. Erman menganggap penangkapan tersebut merupakan ancaman demokrasi.


AdministratorAdministrator7 March, 2019
gosumutcom_sws9n_29049.jpg

1min60

LAPMI HMI | Jakarta – Isu ketimpangan penguasaan lahan menjadi salah satu topik yang memanas saat ini pasca debat calon presiden Jokowi-Prabowo. Pengusaan lahan skala besar oleh segelintir orang melalui beragam rezim perizinan mulai Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), Hutan Tanaman Industri (HTI), dan skema perizinan lainnya telah melahirkan ketimpangan dan melanggar falsafah dasar negara untuk menciptakan keadilan bagi segenap rakyatnya. Mencermati hal tersebut, Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) mendorong Pemerintah untuk menjadikan ‘Reforma Agraria’ sebagai konsensus nasional.



Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id