Perkaderan

Pipin Cakaba21 August, 2019
IMG-20190821-WA0014.jpg

3min460

Lapmi | Tanjabbar – Dalam rangka memperlebar sayap perkaderan dan memperluas jaringan silaturahmi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung Jabung Barat menggelar Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) di Aula Kantor Diaparpora Kabupaten Tanjung Jabung Barat, rabu (21/08/2019)

Doc. Photo bersama usai pelaksanaan kegiatan Maperca HMI Tanjabbar/photo

Tidak kurang dari 110 orang Mahasiswa/I STAI An-Nadwah Kuala Tungkal mengikuti  yang Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) di selenggarakan oleh HMI Tanjabbar.

Acara ini diselenggarakan untuk memperkenalkan HMI kepada Mahasiswa baru, selain itu tujuan dari acara ini untuk mengajak Mahasiswa baru untuk berorganisasi, khususnya masuk dalam organisasi HMI.

Selain itu mahasiswa yang datang di maperca mendapatkan materi-materi tentang kemahasiswaan, ke-Islaman, dan ke-HMI-an. karena materi-materi tersebut dipilih karena sesuai dengan pedoman perkaderan yang ada di HMI.

Dalam sambutannya Sekertaris Umum HMI Cabang Tanjung Jabung Barat, najmul hayat mengatakan agenda Maperca ini merupakan salah satu wujud komitmen HMI Cabang Tanjung Jabung Barat dalam memperluas cakupan dan memperbanyak kader HMI di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Saya sampaikan apresiasi kepada adik-adik dari kampus STAI An-Nadwah Kuala Tungkal yang antusias mengikuti Maperca HMI ini dan juga saya sanagat mengapresiasi kepada rekan-rekan HMI yang sudah bekerja keras untuk rekrutmen mahasiswa STAI An-Nadwah untuk masuk di Organisasi HMI, dan hasilnya sangat memuaskan ” ungkap hayat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Alumni HMI (KAHMI) Tanjabbar yaitu Ahmad Jahfar, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa bermahasiswa saja tidak cukup jika tidak bergabung di HMI.

“Begitu banyaknya tokoh yang telah dilahirkan di negeri ini melalui HMI. Sebut saja pak JK, Akbar Tanjung dan masih banyak lagi yang lainnya,” ujarnya.

Selain dihadiri Ahmad Jahfar, ada juga alumni yang hadir sepertu Staf ahli bidang pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Mohd. Arif, MM. dan juga para Alumni HMI yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Mahasiswa yang hadir mendapatkan materi dari Ketua Jurusan Ekonomi Syariah STAI An-nadwah kuala tungkal Ahmad Lutfy, Calon Anggota DPRD 2019-2024 Syufrayogi Syaiful dan presiden BEM Stai An-nadwah Kuala tungkal Syamsudin. (Dika)


AdministratorAdministrator20 July, 2019
WhatsApp-Image-2019-07-20-at-17.53.34-1.jpeg

1min220

Sukabumi |Independensia.id – Perkaderan adalah bahan bakar utama organisasi kader. Tanpa adanya perkaderan yang berkesinambungan, organisasi akan habis ditelan zaman. Inilah yang melatarbelakangi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Perkaderan di Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (20/7/2019) hingga Minggu (21/7/2019).


Pipin Cakaba2 May, 2019
IMG_20190502_174106_HHT-1280x720.jpg

3min450

Lapmi | Kab.Bandung – Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Sains dan Teknologi (HMI Saintek) Cabang Kabupaten Bandung membuka kegiatan Basic Training, Latihan Kader satu (LK 1). Diikuti oleh 15 orang peserta mahasiswa yang berasal dari fakultas saintek lalu 4 orang berasal dari fakultas adab dan humaniora. Jumlah seluruhnya yang mengikuti 19 orang peserta. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Villa Galuh, Pasir Angin, Cilengkrang, Bandung, mulai dari hari Kamis – Minggu (02-05/05/2019) selama tiga hari kedepan.

HMI Kom. Saintek dalam melaksanakan kegiatan tersebut mengusung tema “terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas Akademis, sadar akan fungsi dan peranannya dalam berorganisasi, serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan kader bangsa”. Senantiasa kata- kata tersebut di selalu digunakan dalam berbagai kegiatan LK 1, ialah sekaligus menjadi tujuannya.

Selanjutnya, pada acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Rakanda Yogi Saputra selaku perwakilan dari Korp Alumni HMI Saintek Cabang Kabupaten Bandung, Asep Taufiqurrahman selaku Ketua Umum HMI Cakaba, berikut para fungsionaris komisariat- komisariat dalam ruang lingkup HMI Cakaba. Serta para tamu undangan lainnya, Kamis petang (02/05/2019).

Doc. Saat Fatih Seida selaku Ketu Umum Kom. Saintek, memberikan sambutan/Photo : Aunur

LK 1 yang pertama dilaksanakan di periode Fatih Saida, ia selaku Ketua Umum Komisariat Saintek, mengatakan, “berharap kader-kader Komisariat Saintek hari ini semoga dapat mengambil studi perbandingan dengan kolaborasi kegiatan LK 1 ini dengan Kom. Adab, kemudian dapat memahami relasi pertemanan dengan kader lainnya”, ucapnya

Fatih pun berharap bahwasanya, menginginkan kader-kader menjadi sosial engineering bagi masyarakat ke arah yang lebih baik, dalam hal itu ia menerangkan, “kesadaran Mahasiswa yakni dengan banyak maupun sedikitnya nya mahasiswa yang mengikuti HMI, masih ada yang mau berorganisasi itu menjadi sebuah kesadaran”, pungkasnya.

 

Sambutan baik, disampaikan Asep kepada para peserta, ia mengatakan, “ini adalah langkah awal untuk menuju pintu HMI, selamat bagi kalian yang menjadi mahasiswa terpilih. Yang akan ditempa untuk menjadi calon-calon kader selanjutnya, ialah kader HMI yang menajamkan pisau analisis nya terhadap tanda-tanda zaman, apalagi dikabarkan bonus demografi 2030 apa yang harus kita siapkan menghadapi nya, kemudian secara teknologi, karena sangat cocok sekali berada dalam sains dan teknologi”, ucapnya.

(Jurnalis/Nurlaela/Aunur)

 


Pipin Cakaba1 May, 2019
IMG_20190501_142921_HHT-1280x720.jpg

3min370

Lapmi | Kab.Bandung – Komisariat Fisip Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bandung buka kegiatan Basic Training (LK 1) yang akan dilaksanakan selama tiga kedepan selepas kegiatan Opening Ceremoni, mengusung tema “terbinanya muslim yang berkualitas Akademis, sadar akan fungsi dan peranannya dalam berorganisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan kader bangsa” Rabu (01/05/2019) dengan peserta atau calon kader yang berjumlah 42 orang tersebut.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Rakanda Asep Sahid Gatara, Sandi Marta, selaku perwakilan dari Korp Alumni HMI Cabang Kabupaten Bandung. Kemudian Hasanuddin selaku pengurus HMI Cakaba mewakili ketua umum, pula Muhammad Maulana dari Badan pengelola latihan (BPL) sekaligus menjadi Master Of Training pada kegiatan tersebut. Turut hadir ketua-ketua komisariat di ruang lingkup HMI Cakaba juga para tamu undangan lainnya.

Diterangkan oleh Yusuf Maulana selaku Ketua Umum HMI Komisariat Fisip, mengatakan, “kami telak melaksanakan kegiatan LK 1 di tahun 2018 lalu, ini ialah yang kedua kalinya dan di tahun yang berbeda tahun 2019. Bahwasanya kami maupun HMI tak pernah memaksa mahasiswa untuk masuk ataupun bergabung dengan HMI, mengapa demikian? Karena HMI ini Organisasi mahal, pula di HMI ini kader yang mahal dalam segi jatidiri yang kuat”, pungkasnya.

Lalu iapun menambahkan, tegasnya “kami tidak akan memaksa bahkan tidak mewajibkan jika tidak serius ingin dididik di HMI silahkan bisa pulang sejak saat ini pula”, tegasnya.

Doc. Pembukaan LK 1 HMI Kom.Fisip, Rakanda Asep Sahid Gatara saat menyampaikan sambutan

Selanjutnya, Rakanda Asep Sahid, mengatakan hal sama, “Bahwasanya berorganisasi ini harus menjadi pilihan, jika tidak cocok silahkan tidak ikuti LK 1 ini, jika memang ini bagian dari pilihan dan cocok maka lanjutkan, Karena seorang kader HMI harus mampu memiliki 5 Aspek dalam berorganisasi, apa saja? Pertama aspek Berpikir Besar, Berpikir Fokus, Berpikir Realitas, Berpikir untuk beradaptasi dan Berpikir untuk bersaing”, ucapnya.

Ia pun menambahkan, menerangkan bahwa “Berpikir Besar itu harus memiliki fikiran yang besar, Berpikir fokus harus memiliki tujuan yang sesuai dengan kemampuan ada berbagai lembaga di HMI untuk proses pengembangannya seperti Lembaga Pecinta Alam, Lembaga Pers HMI dan lain sebagainya, Berpikir realistis harus pasti bagaimana mana kita akan berorganisasi, Berpikir untuk adaptasi kenali lingkungan sekitar dan terakhir, Berpikir untung bersaing ia, bersaing dalam kebaikan”, tambahnya

Kemudian, kegiatan LK 1 tersebut yang akan di selenggarakan di Villa Pondok Tugu, Nagreg, Kabupaten Bandung. Mulai dari hari Rabu sampai dengan Sabtu (01-04/05/2019). Setelahnya bersiap untuk berangkat ke lokasi pelatihan di Nagreg. (Aunur)


Pipin Cakaba1 May, 2019
IMG_20190430_220858_HHT-1280x720.jpg

3min1000

Lapmi | Kab.Bandung- Kegiatan Intermediate Training Latihan Kader dua, Himpunan Mahasiswa Islam (LK 2 HMI) Cabang Kabupaten Bandung yang dibuka pada hari Rabu (24/04/2019). Rangkaian kegiatan tersebut pun berlangsung dengan lancar. Dari hari Rabu sampai sepekan kedepan, penghujung acara dilaksanakan pada hari Selasa, (30/04/2019) pelaksanaan closing ceremoni LK 2 tersebut.

Kemudian, setelah 44 orang peserta dinyatakan lulus tahap akhir selama 7 hari mengikuti pelatihan. Berbagai aspek penilaian dalam pelaksanaannya mulai dari aspek Afektif, aspek Kognitif dan aspek Psikomotorik. Sudah sesuai dan tertera dalam pedoman perkaderan HMI. Surat Kelulusan Peserta LK 2 dengan No : ist/kpts/motlk2cakaba/08/1440 yang dibacakan oleh Wildan Romadhon selaku salah satu tim pengelola (Master Of Training) pada kegiatan LK 2 tersebut.

Ardi, selaku Ketua Pelaksana yang mengemukakan keberlangsungan kegiatan LK 2 selama sepekan, “Alhamdulillah, di penghujung acara ini yang sebelumnya dibuka pada tanggal 24 sampai akhir acara pada tanggal 30, dalam keberlangsungan acara ini tidak begitu banyak masalah yang signifikan, meski sempat ada beberapa peserta yang tidak enak badan namun hal itu bisa sigap segera ditangani sehingga tidak ada kendala yang tak teratasi Alhamdulillah serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah berkenan membantu mensukseskan agenda tersebut” ucapnya, di Graha Emerald, Jl. Cimuncang No. 30/32, Padasuka, Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

Doc. LK 2 HMI Cakaba, dari sebelah sisi kanan digambar Abnu Malik MOT, Khoirul Anam Gumilar Winata Ketua BADKO HMI Jabar, Asep Taufiqurrahman Ketua Umum HMI Cakaba, dan sampingnya Ardi Ketua OC.

Selanjutnya, sambutan dari Asep Taufiqurrahman selaku Ketua Umum HMI Cakaba, mengatakan, “HMI dengan apapun maknanya begitu pula kepanjangan, hingga Harapan Masyarakat Indonesia, dengan begitu harus mampu memberikan gagasan dan solusi kongkrit bagi permasalahan umat dan bangsa selepas training LK 2 ini, kawan-kawan harus mampu memunculkan gagasan, ide, tersebut sebagai kader umat dan bangsa” ucapnya.

Turut hadir Khoirul Anam Gumilar Winata selaku Ketua Umum Badan Koordinasi (BADKO) HMI Jawa Barat pada kesempatannya hadir sekaligus memberikan sambutan di agenda penutupan LK 2 HMI Cabang Kabupaten Tersebut.

“Dari momentum kaderisasi formal LK 2 ini ada yang kawan-kawan dapatkan dan amalkan ialah momentum silaturahmi karena pada hakikatnya berhimpun itu yakni melakukan silaturahmi”, ucapnya.

Kemudian, Khoirul Anam menerangkan bahwasanya, potensi temen-temen yang di godog dari cabangnya masing-masing, di komisariatnya bahkan di didik oleh para master of training, sehingga memiliki etitude yang baik, apalagi di era globalisasi pasca reformasi, digitalisasi ini, harus lebih mengedepankan intelektual, etika, bahkan saat ini di era media sosial berkemajuan diharapkan dua modal awal tersebut untuk berkehidupan di organisasi, pula untuk umat dan bangsa.

Bahkan, Anam menegaskan hal yang sama dengan apa yang disampaikan oleh Asep Taufiqurrahman Ketua Umum Cakaba, “bahwasanya betul, selepas LK 2 ini bukan untuk bergagahan, tapi harus mengedepankan silaturahmi, intelektual dan etika untuk berkehidupan bermasyarakat” tandasnya.

 


Pipin Cakaba11 April, 2019
IMG-20190411-WA0014.jpg

3min300

Lapmi | Kab. Bandung- Pembukaan kegiatan Basic Trainning, Latihan Kader (LK 1) Komisariat Dakwah dan Komunikasi HMI Cabang Kabupaten Bandung yang mengusung tema “Terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas akademis sadar akan fungsi dan peranannya dalam organisasi serta hak dan kewajibannya sebagi kader umat dan kader bangsa” Kamis (11/04/2019) di Pusat Kegiatan, Permai V, Cibiru, Bandung. Kegiatan tersebut diihadiri oleh sejumlah peserta perwakilan dari Mahasiswa berbagai jurusan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung.

 

Kemudian turut hadir pula, Gery selaku perwakilan fungsionaris HMI Cakaba. Dr. Khoirudin, selaku perwakilan dari Korp Alumni HMI, (KAHMI), juga berbagai tamu undangan dari berbagai Komisariat ruang lingkup HMI Cakaba.

 

Selanjutnya, 21 Peserta yang di nyatakan lulus pada tahap awal interview calon kader. Sama seperti yang disampaikan, Maulana Santos, selaku Ketua Organizzing Comitte (OC) mengatakan, “tercatat pada 11 Maret 2019  dibentuk panitia OC sejumlah 30 orang, dilanjutkan pembukaan stand di mulai sejak tanggal 13 Maret – 12 April 2019, sehingga peserta yang mendaftar  43 orang, kemudian peserta yang mengikuti screening (interview) yakni 25 orang, hingga terakhir yang tercatat hadir dalam pembukaan 21 orang”, ucapnya

 

Lalu di jelaskan oleh Rafli Resmana selaku Ketua Umum HMI Kom. Dakkom Cakaba, menyatakan bahwa “ada salah satu universitas di Indonesia yang disinyalir tidak ada organisasi HMI dan itu merupakan suatu kerugian bagi Universitas” pungkasnya.

 

Selanjutnya, Gerry selaku Sekertaris Umum HMI Cakaba, menegaskan “Di kampus tidaklah hanya membutuhkan ruang di kelas untuk menimba ilmu, melainkan diluar itu membutuhkan intelektual pula yakni salahsatunya dengan ber-HMI”, tegasnya.

 

Sama halnya dengan Dr. Khoerudin selaku KAHMI, mengatakan, “semasa perkaderan di HMI sangat membantu dan membangun jaringan berorganisasi dan saya merasa di besarkan dan harus berkontribusi di HMI, tidak akan rugi” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

 

Bahkan Dr. Ujang Sapuloh, memotivasi para calon Kader, ia mengatakan, “kondisi HMI hari ini tidak semangat seperti dulu karna mahasiswa hari ini banyak yang pragmatis dari pada idealis, dan bagaimana kita bisa merekrut anggota/calon kader supaya menumbuhkan semangat ber-HMI, itu yang harusnya difikirkan oleh bersama”, tutupnya. Saat menyampaikan stadium general. (Evi)


Pipin Cakaba13 March, 2019
IMG_20190313_131604-1280x720.jpg

4min410

Lapmi | Bandung-Agenda Latihan Khusus Kohati (LKK) yang diadakan oleh Korps HMI-wati ( KOHATI ) HMI Cabang Kabupaten Bandung dengan resmi di buka, Rabu siang (13/03/21/2019) di Balai Latihan Koperasi dan UMKM, Gedebage, Bandung. Pelatihan yang bersekala nasional ini yakni di ikuti oleh 37 orang peserta yang telah lulus seleksi screening. Dari jumlah keseluruhan peserta terdaftar 50 orang peserta se -Indonesia.

Kegiatan yang bertema “Meningkatkan Peranan dan Kualitas Kader HMI-wati” sesuai dengan apa yang tercantum di Pedoman Dasar Kohati. Kemudian dalam kegiatan pembukaannya turut hadir, Dr. Cici Wartisah, S.Pd selaku Pokja PKK Kabupaten Bandung, Ayahanda Satia Gumilar selaku perwakilan Korps Alumni HMI Cabang Kabupaten Bandung, para peserta dan tamu undangan fungsionaris di ruang lingkup HMI Cabang Kabupaten Bandung.

Besar harapan yang di sampaikan Steering Comitte “Seluruh peserta yang hadir pada kegiatan ini semoga mampu meningkatkan kualitas potensi di bidang keperempuanan dalam publik maupun domestik”, ucap Size.

Dan dalam sambutannya Ketua Umum Kohati mengatakan “tentunya Kohati ini sangat berperan penting dalam mewujudkan tujuan HMI ialah mewujudkan masyarakat adil makmur yang di Ridhai Allah SWT dalam prosesnya perlu ditekankan agar dapat meningkatkan kualitas akademis untuk modal intelektual dan bermanfaat bagi banyak orang” ujar Ruka.

Bahkan lebih dari pada itu diterangkan pula bahwasannya peserta yang dapat hadir di LKK tersebut adalah kader Kohati terpilih, di sampaikan oleh Fajar Galang selaku perwakilan dari pengurus HMI Cakaba “pada zaman dahulu perempuan itu belum setara dengan laki-laki dalam beraktivitas, namun hari ini di era digitalisasi dimana perempuan ini hampir sama berperan aktif dalam segala hal”, ujarnya.

Dan apa yang disampaikan tersebut lebih di jelaskan oleh KAHMI Cabang Kabupaten Bandung, “Hari ini tantangan zaman begitu jauh, menempuh revolusi industri 4.0 ini ternyata sebagai penilaian bagaiman kita menyosong kedepan, andaikan kita tidak siap maka akan terlibas yang dimaksudkan ialah kesetaraan perempuan dan laki-laki harus sama-sama memperjuangkan kebaikan”, ucap Satia Gumilar.

Dalam hal ini, seorang perempuan di tuntut agar mampu meningkatkan mutu dalam berbagai hal. Bahkan referensi sangat penting untuk kalangan Mahasiswa Organisatoris dalam berbicara. Selanjutnya perlu juga seorang perempuan ini menjadi creator dalam aspek kehidupan, Kepemimpinan perempuan yang canggih dalam meningkatkan kinerja untuk menjawab permasalahan bangsa ini.

LKK tersebut mendapatkan respon positif dari Pokja PKK Kabupaten Bandung, “saya merasa bangga terhadap Kohati HMI ini, telah mengadakan program yang bermanfaat di Bidang Kohati atau keperempuanan itu sangat luar biasa. Karena perempuan sangat berperan penting serta berpengaruh di Indonesia dalam bidang keterampilan UMKM, seperti perekonomian lalu bidang pendidikan bahkan politik, hari ini perempuan tidak bisa dikesampingkan atau dipandang sebelah mata berbeda dengan dahulu,” ucap Cici

Kegiatan LKK tersebut akan berlangsung selama 5 hari kedepan guna menempa kader HMI-wati agar mampu mencapai tujuan yang diharapkan oleh Steering Comitte. Apa yang didapat ilmu dari kegiatan tersebut mampu diamalkan dan bermanfaat bagi orang banyak.

 

Kontributor : Pipin L H


Pipin Cakaba21 February, 2019
IMG_20190221_184002_HHT-1280x720.jpg

3min650

Lapmi | Bandung- Pembukaan Training of Trainer (TOT) Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bandung periode 2018/2019. Pelatihan tersebut dilaksanakan secara lokal untuk kader HMI Cakaba saja. Peserta yang mengikuti TOT tersebut mewakili dari berbagai Komisariat di ruang kerja HMI Cakaba.

 

Jumlah 37 orang peserta dari berbagai Komisariat di ruang kerja HMI Cakaba, paling banyak mengikuti TOT kali ini dari Komisariat Tarbiyah dengan jumlah 18 orang. Tentunya antusias para peserta menjadi suatu bentuk kegiatan TOT ini dinantikan oleh Kader HMI Cakaba.

 

Kegiatan yang bertajuk “Tercipata nya Sumber Daya Instruktur yang Memiliki Kemampuan Akademis, Kemampuan Mengelola Latihan, serta Mampu Menjadikan Diri sebagai Teladan yang Baik”. Dan akan dilaksanakan selama 3 hari kedepan, Kamis petang (21/02/2019) di Pusat Kegiatan HMI Cakaba.

Seperti yang di paparkan oleh Ketua BPL HMI Cakaba dalam sambutannya, “training of trainer ini, bukan untuk sekedar menggugurkan kewajiban atau menjadi settering committe pada LK 1 saja, melainkan harus melanjutkan training selanjutnya agar menjadi seorang pengelola berbagai pelatihan di HMI” ucap Abnu Malik.

 

Di harapkan seluruh peserta yang sudah ditanyakan berhak mengikuti pelatihan TOT tersebut dapat mengikuti pelatihan dengan disiplin dan memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin. “Semua butuh proses, inilah proses kawan-kawan untuk menjadi seorang instruktur. Karena instruktur di HMI Cakaba ini, menjadi paling terbanyak jumlah instrukturnya”, ujar Asep selaku Ketua Umum HMI Cakaba dalam sambutannya.

 

Lanjut, Ketua Umum mengatakan “model dan metode perkaderan HMI ini belum ada pembaharuan, maksudnya metode yang dapat menyesuaikan dengan zaman yang relevan dengan keadaan sekarang ini. Semoga di forum pelatihan nantinya dapat berdiskusi sehingga menemukan metode anyar untuk perkaderan yang progresif” ujarnya.

 

Diharapkan kedepannya pun organisasi ini tetap dapat menjaga ke ilmiahannya. Seperti apa yang diutarakan oleh Riki Hermawan selaku Demisioner Ketua Umum BPL periode 2015/2016. “Instruktur itu seorang penjaga ilmiah organisasi, dimana seorang instruktur ini mampu menjadi pengelola latihan yang menggunakan akal sehat”, kata Riki.

 

Kemudian Riki menceritakan bagaimana seorang instruktur ini mampu menjadi sosok yang teladan bagi kader lainnya. “Saya pun dulu seperti kalian semuanya, berproses untuk menjadi seorang instruktur. Dan semoga kawan-kawan semua dapat menjadi instruktur yang di harapkan sesuai dengan tujuan kegiatan TOT ini”, ucapnya.

Proses yang dilakukan ini, menjadikan semangat tenaga instruktur baru HMI Cakaba. Yang kemudian dapat mengelola training lain kedepannya.

Kontributor : Pipin LH



Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id