Berita Cabang

Pipin Cakaba1 May, 2019
IMG_20190501_142921_HHT-1280x720.jpg

3min220

Lapmi | Kab.Bandung – Komisariat Fisip Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bandung buka kegiatan Basic Training (LK 1) yang akan dilaksanakan selama tiga kedepan selepas kegiatan Opening Ceremoni, mengusung tema “terbinanya muslim yang berkualitas Akademis, sadar akan fungsi dan peranannya dalam berorganisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan kader bangsa” Rabu (01/05/2019) dengan peserta atau calon kader yang berjumlah 42 orang tersebut.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Rakanda Asep Sahid Gatara, Sandi Marta, selaku perwakilan dari Korp Alumni HMI Cabang Kabupaten Bandung. Kemudian Hasanuddin selaku pengurus HMI Cakaba mewakili ketua umum, pula Muhammad Maulana dari Badan pengelola latihan (BPL) sekaligus menjadi Master Of Training pada kegiatan tersebut. Turut hadir ketua-ketua komisariat di ruang lingkup HMI Cakaba juga para tamu undangan lainnya.

Diterangkan oleh Yusuf Maulana selaku Ketua Umum HMI Komisariat Fisip, mengatakan, “kami telak melaksanakan kegiatan LK 1 di tahun 2018 lalu, ini ialah yang kedua kalinya dan di tahun yang berbeda tahun 2019. Bahwasanya kami maupun HMI tak pernah memaksa mahasiswa untuk masuk ataupun bergabung dengan HMI, mengapa demikian? Karena HMI ini Organisasi mahal, pula di HMI ini kader yang mahal dalam segi jatidiri yang kuat”, pungkasnya.

Lalu iapun menambahkan, tegasnya “kami tidak akan memaksa bahkan tidak mewajibkan jika tidak serius ingin dididik di HMI silahkan bisa pulang sejak saat ini pula”, tegasnya.

Doc. Pembukaan LK 1 HMI Kom.Fisip, Rakanda Asep Sahid Gatara saat menyampaikan sambutan

Selanjutnya, Rakanda Asep Sahid, mengatakan hal sama, “Bahwasanya berorganisasi ini harus menjadi pilihan, jika tidak cocok silahkan tidak ikuti LK 1 ini, jika memang ini bagian dari pilihan dan cocok maka lanjutkan, Karena seorang kader HMI harus mampu memiliki 5 Aspek dalam berorganisasi, apa saja? Pertama aspek Berpikir Besar, Berpikir Fokus, Berpikir Realitas, Berpikir untuk beradaptasi dan Berpikir untuk bersaing”, ucapnya.

Ia pun menambahkan, menerangkan bahwa “Berpikir Besar itu harus memiliki fikiran yang besar, Berpikir fokus harus memiliki tujuan yang sesuai dengan kemampuan ada berbagai lembaga di HMI untuk proses pengembangannya seperti Lembaga Pecinta Alam, Lembaga Pers HMI dan lain sebagainya, Berpikir realistis harus pasti bagaimana mana kita akan berorganisasi, Berpikir untuk adaptasi kenali lingkungan sekitar dan terakhir, Berpikir untung bersaing ia, bersaing dalam kebaikan”, tambahnya

Kemudian, kegiatan LK 1 tersebut yang akan di selenggarakan di Villa Pondok Tugu, Nagreg, Kabupaten Bandung. Mulai dari hari Rabu sampai dengan Sabtu (01-04/05/2019). Setelahnya bersiap untuk berangkat ke lokasi pelatihan di Nagreg. (Aunur)


Pipin Cakaba1 May, 2019
IMG_20190430_220858_HHT-1280x720.jpg

3min590

Lapmi | Kab.Bandung- Kegiatan Intermediate Training Latihan Kader dua, Himpunan Mahasiswa Islam (LK 2 HMI) Cabang Kabupaten Bandung yang dibuka pada hari Rabu (24/04/2019). Rangkaian kegiatan tersebut pun berlangsung dengan lancar. Dari hari Rabu sampai sepekan kedepan, penghujung acara dilaksanakan pada hari Selasa, (30/04/2019) pelaksanaan closing ceremoni LK 2 tersebut.

Kemudian, setelah 44 orang peserta dinyatakan lulus tahap akhir selama 7 hari mengikuti pelatihan. Berbagai aspek penilaian dalam pelaksanaannya mulai dari aspek Afektif, aspek Kognitif dan aspek Psikomotorik. Sudah sesuai dan tertera dalam pedoman perkaderan HMI. Surat Kelulusan Peserta LK 2 dengan No : ist/kpts/motlk2cakaba/08/1440 yang dibacakan oleh Wildan Romadhon selaku salah satu tim pengelola (Master Of Training) pada kegiatan LK 2 tersebut.

Ardi, selaku Ketua Pelaksana yang mengemukakan keberlangsungan kegiatan LK 2 selama sepekan, “Alhamdulillah, di penghujung acara ini yang sebelumnya dibuka pada tanggal 24 sampai akhir acara pada tanggal 30, dalam keberlangsungan acara ini tidak begitu banyak masalah yang signifikan, meski sempat ada beberapa peserta yang tidak enak badan namun hal itu bisa sigap segera ditangani sehingga tidak ada kendala yang tak teratasi Alhamdulillah serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah berkenan membantu mensukseskan agenda tersebut” ucapnya, di Graha Emerald, Jl. Cimuncang No. 30/32, Padasuka, Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

Doc. LK 2 HMI Cakaba, dari sebelah sisi kanan digambar Abnu Malik MOT, Khoirul Anam Gumilar Winata Ketua BADKO HMI Jabar, Asep Taufiqurrahman Ketua Umum HMI Cakaba, dan sampingnya Ardi Ketua OC.

Selanjutnya, sambutan dari Asep Taufiqurrahman selaku Ketua Umum HMI Cakaba, mengatakan, “HMI dengan apapun maknanya begitu pula kepanjangan, hingga Harapan Masyarakat Indonesia, dengan begitu harus mampu memberikan gagasan dan solusi kongkrit bagi permasalahan umat dan bangsa selepas training LK 2 ini, kawan-kawan harus mampu memunculkan gagasan, ide, tersebut sebagai kader umat dan bangsa” ucapnya.

Turut hadir Khoirul Anam Gumilar Winata selaku Ketua Umum Badan Koordinasi (BADKO) HMI Jawa Barat pada kesempatannya hadir sekaligus memberikan sambutan di agenda penutupan LK 2 HMI Cabang Kabupaten Tersebut.

“Dari momentum kaderisasi formal LK 2 ini ada yang kawan-kawan dapatkan dan amalkan ialah momentum silaturahmi karena pada hakikatnya berhimpun itu yakni melakukan silaturahmi”, ucapnya.

Kemudian, Khoirul Anam menerangkan bahwasanya, potensi temen-temen yang di godog dari cabangnya masing-masing, di komisariatnya bahkan di didik oleh para master of training, sehingga memiliki etitude yang baik, apalagi di era globalisasi pasca reformasi, digitalisasi ini, harus lebih mengedepankan intelektual, etika, bahkan saat ini di era media sosial berkemajuan diharapkan dua modal awal tersebut untuk berkehidupan di organisasi, pula untuk umat dan bangsa.

Bahkan, Anam menegaskan hal yang sama dengan apa yang disampaikan oleh Asep Taufiqurrahman Ketua Umum Cakaba, “bahwasanya betul, selepas LK 2 ini bukan untuk bergagahan, tapi harus mengedepankan silaturahmi, intelektual dan etika untuk berkehidupan bermasyarakat” tandasnya.

 


Pipin Cakaba21 April, 2019
IMG_20190420_200330-1280x720.jpg

4min330

Lapmi| Kab.Bandung – Peringatan Isra Mi’raj yang bertepatan dengan Malam Nisfu Sya’ban yaitu pada tanggal 14-15 Sya’ban 1440 H, tercantum pada kalender Hijriyah. Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Arraf kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Dakwah dan Komunikasi Cabang Kabupaten Bandung, Sabtu malam (20/04/2019). Di Masjid Al-Arraf, Komplek Permata Biru, Cinunuk, Bandung. Agenda tersebut bertajuk “Refleksi Risalah Kenabian serta Menjemput Bulan Penuh Kesucian”.

Doc. sesi photo bersama DKM Al-Arraf, Kader HMI dan Masyarakat

Turut hadir Dr. H. Isep Zaynal Arifin selaku penceramah pada agenda tersebut. Begitu antusias masyarakat sekitar datang sehingga memenuhi Masjid Al-Arraf sampai kader HMI. Dari orang tua, dewasa sampai anak-anak, perempuan dan laki-laki. Dalam hal ini HMI hadir sebagai mitra pula untuk melakukan pengabdian masyarakat pada bulan Ramadhan yang akan datang. Seperti apa yang di sampaikan oleh Rafli Resmana selaku Ketua Umum HMI Komisariat Dakwah dan Komunikasi pada sambutannya.

 

“Di HMI kami tidak hanya berorganisasi biasa saja, melainkan kami harus dapat mengabadikan diri terhadap masyarakat seperti halnya sekarang ini, bahkan dituntut untuk bisa berbicara di hadapan masyarakat banyak. Selain itu pula Kader HMI ini, sebagai jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah yaitu pengabdian” ucap Rafli.

 

Sambutan baik terhadap kehadiran HMI dari H. Kahfi Supriadi, S.Ag. selaku Ketua DKM Al-Arraf, menuturkan “dengan hadirnya ade- ade dari HMI Komisariat Dakwah dan Komunikasi ini, saya haturkan terimakasih. Selanjutnya diharapkan agenda seperti ini tidak hanya sekali saja melainkan harus berkesinambungan. Kedepannya di bulan Ramadhan yang akan datang dapat mengisi kegiatan di DKM Al-Arraf ini, pula kegiatan kemasyarakatan”, tuturnya.

Doc.saat ceramah disampaikan oleh Dr. H. Isep Zaynal Arifin

Pada acara tersebut yang sebelumnya diiringi oleh lantunan Sholawat dari group Hadroh Aswaja UIN Bandung, sebagai pembuka acara tausiyah. Dr. H. Isep Zaynal Arifin, selaku penceramah, menyampaikan, “di kesempatan ini, saya ingin menerangkan bagaiman Nabi Muhammad SAW melakukan isra mi’raj untuk para umatnya agar dalam beribadah sholat tidak sama dengan sholatnya di zaman Nabi Musa, selain itu pula shalat yang makbul, sholat yang baik bukan hanya menggugurkan kewajiban saja. Jika memang ibadah apapun di lakukan dengan baik hasilnya kepada perilaku yang baik pula”, ucapnya.

 

Kemudian, Dr. H. Isep Zaynal Arifin, mengucapkan, “sedikit saya menerangkan bahwa manusia tersebut adalah makhluk kemungkinan, berbeda seperti iblis dan malaikat sebagai makhluk pasti yang artinya Malaikat ini pasti Soleh sedangkan Iblis/syaiton pasti salah, nah manusia mungkin soleh ataupun salah. Semoga amalan baik kita semuanya di bulan Rajab, sampai kepada bulan Sya’ban kemudian amalan baik tersebut sampai pula pada bulan Ramadhan”, tutupnya.


Pipin Cakaba20 April, 2019
IMG-20190420-WA0025.jpg

2min440

Lapmi|Garut- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat IPI, Cabang Garut dengan resmi dilantik. Agenda tersebut dihadiri oleh pengurus dan kader HMI Komisariat IPI, pengurus HMI Cabang Garut, Alumni serta hadir pula tamu undangan dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Acara tersebut bertajuk “Bersinergi dalam mewujudkan kader yang berintegritas dan berkualitas Insan Cita”. Jum’at kemarin (19/04/30/2019) di Aula Dinas Pendidikan, Kabupaten Garut.

Doc. Saat sesi photo bersama HMI Cab.Garut, Kom. IPI

Selanjutnya, Ramdani selaku ketua pelaksana agenda pelantikan tersebut, mengungkapkan “dilaksanakan acara ini bukan sekedar menjadi prosesi pelantikan saja, melainkan bertujuan untuk mewujudkan Organisasi yang progresif, mampu menciptakan calon-calon pemimpin yang berkualitas dapat menjalankan amanah konstitusi HMI serta dapat bersinergi dalam mencipta kader yang berintegritas memilih kualitas insan cita”, ungkapnya.

Kemudian mendapat tanggapan baik dari Muhammad Hasanuddin selaku perwakilan Pengurus HMI Cabang Garut, dalam kesempatan itu dapat hadir. Ia menyampaikan “acara ini luar biasa, semangat kader yang luar biasa pula ditambah lagi dengan adanya stadium general, semoga tema yang tertera itu mampu diimplementasikan oleh kader-kader dalam berkehidupan beragama, berbangsa dan bernegara”, pungkasnya.

Kemudian, Nurmin Dewo selaku ketua komisariat IPI yang anyar dilantik tersebut, mengungkapkan, “saya tekankan HMI Komisariat IPI harus terus konsisten untuk melakukan pengkaderan, karena proses kaderisasi dimulai dari komisariat, lalu kedepannya saya akan membangun komisariat dengan metode komunikasi dan koordinasi supaya tidak terjadi konflik-konflik horizontal organisasi yang selalu jadi permasalahan”, ucapnya.

Nurmin Dewo, menambahkan, “komunikasi menjadi keharusan bagi kita, karena sebagai sebuah organisasi yang memiliki intruksi dan jalur koordinasi yang baik. Kemudian untuk kader, sebagai pengurus akan lebih memprioritaskan dan fokus terhadap potensi-potensi yang ada pada diri kader, sehingga bisa menciptakan kader hmi yang berprestasi serta bermanfaat bagi umat dan bangsa sebagaimana sesuai dengan mission HMI”, tambahnya.

 

(Rifatul Sadiyah)


Pipin Cakaba11 April, 2019
IMG-20190411-WA0014.jpg

3min300

Lapmi | Kab. Bandung- Pembukaan kegiatan Basic Trainning, Latihan Kader (LK 1) Komisariat Dakwah dan Komunikasi HMI Cabang Kabupaten Bandung yang mengusung tema “Terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas akademis sadar akan fungsi dan peranannya dalam organisasi serta hak dan kewajibannya sebagi kader umat dan kader bangsa” Kamis (11/04/2019) di Pusat Kegiatan, Permai V, Cibiru, Bandung. Kegiatan tersebut diihadiri oleh sejumlah peserta perwakilan dari Mahasiswa berbagai jurusan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung.

 

Kemudian turut hadir pula, Gery selaku perwakilan fungsionaris HMI Cakaba. Dr. Khoirudin, selaku perwakilan dari Korp Alumni HMI, (KAHMI), juga berbagai tamu undangan dari berbagai Komisariat ruang lingkup HMI Cakaba.

 

Selanjutnya, 21 Peserta yang di nyatakan lulus pada tahap awal interview calon kader. Sama seperti yang disampaikan, Maulana Santos, selaku Ketua Organizzing Comitte (OC) mengatakan, “tercatat pada 11 Maret 2019  dibentuk panitia OC sejumlah 30 orang, dilanjutkan pembukaan stand di mulai sejak tanggal 13 Maret – 12 April 2019, sehingga peserta yang mendaftar  43 orang, kemudian peserta yang mengikuti screening (interview) yakni 25 orang, hingga terakhir yang tercatat hadir dalam pembukaan 21 orang”, ucapnya

 

Lalu di jelaskan oleh Rafli Resmana selaku Ketua Umum HMI Kom. Dakkom Cakaba, menyatakan bahwa “ada salah satu universitas di Indonesia yang disinyalir tidak ada organisasi HMI dan itu merupakan suatu kerugian bagi Universitas” pungkasnya.

 

Selanjutnya, Gerry selaku Sekertaris Umum HMI Cakaba, menegaskan “Di kampus tidaklah hanya membutuhkan ruang di kelas untuk menimba ilmu, melainkan diluar itu membutuhkan intelektual pula yakni salahsatunya dengan ber-HMI”, tegasnya.

 

Sama halnya dengan Dr. Khoerudin selaku KAHMI, mengatakan, “semasa perkaderan di HMI sangat membantu dan membangun jaringan berorganisasi dan saya merasa di besarkan dan harus berkontribusi di HMI, tidak akan rugi” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

 

Bahkan Dr. Ujang Sapuloh, memotivasi para calon Kader, ia mengatakan, “kondisi HMI hari ini tidak semangat seperti dulu karna mahasiswa hari ini banyak yang pragmatis dari pada idealis, dan bagaimana kita bisa merekrut anggota/calon kader supaya menumbuhkan semangat ber-HMI, itu yang harusnya difikirkan oleh bersama”, tutupnya. Saat menyampaikan stadium general. (Evi)


Pipin Cakaba25 March, 2019
cropped-logooo.png

2min190

Lapmi | Subang- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Subang dengan resmi melantik Rio Aji Pamungkas sebagai pemimpin baru Komisariat Komputer- Komunikasi Universitas Subang (KK UNSUB), di Gedung Korpri, Jl. Otto Iskandardinata No. 6, Senin (25/03/2019).

Pengurus HMI Komisariat KK UNSUB yang berjumlah 8 orang itu. Berkomitmen bersama Nahkoda barunya untuk memperjuangkan dan menjaga perkaderan di HMI. Utamanya ialah untuk menjadi regenerasi. Pula untuk dibina dan siapkan menjadi tulang punggung kelompok yang besar (masyarakat).

 

Ketua Umum Komisariat KK UNSUB, Rio Aji Pamungkas menyikapi fenomena merosotnya kaderisasi di kampus menjadi tanggung jawab kepengurusannya kedepan. “Menyikapi hal itu, saya berkomitmen untuk meningkatkan lima kualitas insan cita melalui program- program yang sesuai dengan era modern ini. Tentunya dengan berpedoman terhadap pedmoan perkaderan HMI”, ujarnya.

 

Hal itu disampaikan Rio dalam sambutannya (25/03) di Aula Gedung Korpri, Jl. Otto Iskandardinata no 06. Sementara menurut Ketua Umum HMI Cabang Subang, Aris Munandar berpesan dengan dilantiknya kepengurusan baru mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

 

“Siapkan diri kita untuk menyongsong masa depan, mewujudkan Indonesia lebih maju dan sejahtera”, pungkasnya.

 

Dalam hal ini, ia mengajak agar kader- kadernya terus berproses di HMI yakni upaya untuk mewujudkan cita- cita mulia Organisasi. Lima Kualitas Insan Cita (5 KIC) yang di maksudkan sebagai Misi yang harus di emban oleh seluruh kader HMI. Sebagai berikut; Insan Akademis, Insan akademis Pencipta, Insan akademis pencipta Pengabdi, Insan akademis pencipta pengabdi Bernafaskan Islam dan Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi, Bernafaskan Islam dan Bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur di Ridhai Allah SWT. (Iing)


Pipin Cakaba23 March, 2019
cropped-logooo.png

3min150

Lapmi | Bogor-Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ekonomi Cabang Kota Bogor selenggarakan kegiatan pelatihan sablon pakaian. Pelatihan sablon pakaian ini diselenggarakan dikediaman ketua umum komisariat ekonomi saudara Samsudin didaerah Kemang Bogor. Jum’at (22/03/2019). Pelatihan ini dihadiri oleh peserta dari kalangan muda, ada dari Kader HMI Komisariat Ekonomi selaku tuan rumah, dan juga dihadiri oleh pemuda karang taruna 07 Desa Kemang Bogor.

Dalam melaksanakan kegiatan pelatihan ini HMI komisariat ekonomi bekerja sama dengan salah satu pengusaha muda yakni saudara M. Angga Muharram Owner dari Crazh Print Bogor. Dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif, pelatihan wirausaha sablon pakaian dianggap perlu sebagai salah satu bekal ilmu dan sebagai salah satu bidang wirausaha kreatif untuk menunjang kualitas diri dan memberikan motivasi berwirausaha di kalangan muda.

 

Ketua penyelenggara pelatihan sablon pakaian Tomi Ardiansyah yang juga sebagai ketua bidang kewirausahaan dan pengembangan profesi komisariat ekonomi mengatakan, “Mendukung ekonomi kreatif bukanlah suatu hal yang dapat di ciptakan secara instan, akan tetapi kita harus melalui berbagai proses untuk mencapai tujuan tersebut salah satunya adalah menimba ilmu dari berbagai sumber yang jelas. Karena dalam segala hal ilmu merupakan modal awal yang paling besar dan ilmu juga dapat dikatakan sebagai pondasi disetiap hal yang ingin dilakukan”, ucapanya.

 

Tomi menambahkan “Dalam hal ini saya selaku ketua penyelenggara mengadakan pelatihan sebagai wadah menimba ilmu dan menggali potensi SDM dengan melibatkan salah satu pengusaha muda di bidang sablon dan konfeksi sebagai pemateri. Selain peserta  mendapatkan ilmu dari sumber yang jelas tentang usaha sablon dan konfeksi, peserta juga mendapatkan motivasi berwirausaha. Dalam bidang sablon dan konfeksi pemuda dapat menuangkan segala ide kreatifitas nya melalui desain yang dibuat untuk diterapkan pada pakaian yang akan disablon. Dan ini merupakan langkah awal bagi para peserta pelatihan, semoga dari pelatihan hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para peserta dan dapat dijadikan sebagai pendorong minat berwirausaha dikalangan pemuda” ujarnya.

 

“Betapa pentingnya berusaha dan bekerja keras di usia muda, sebagai bekal dan modal kita merancang masa depan. Saya mengapresiasi kegiatan pelatihan kewirausahaan ini, semoga kegiatan ini berkelanjutan dan mudah-mudahan HMI Komisariat Ekonomi Cabang Kota Bogor mampu mencetak kader-kader yang berjiwa usaha sehingga mampu menciptakan sosok pengusaha tangguh yang bisa bersaing di tingkat daerah, nasional ataupun internasional. YAKUSA”, ujar M. Angga Muharram selaku pemateri.

 

“Untuk mengembangkan ekonomi kreatif maka generasi muda harus bisa berperan aktif dalam mengembangkan potensi diri, dimana semangat pemuda dalam mengelola ide-ide kreatif itu sangat diharapkan maka perlu untuk diadakannya pelatihan atau pengembangan kualitas pemuda tersebut guna terciptanya kreatifitas dan produktifitas serta minat berwirausaha di usia muda”, pungkas Samsudin selaku ketua umum HMI Komisariat Ekonomi Cabang Kota Bogor. (AP)


Pipin Cakaba17 March, 2019
cropped-logooo.png

2min470

Lapmi | Tasikmalaya- Agenda Rapat Pleno 2 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya berhasil menambah komisariat menjadi 9 komisariat. Pada rapat pleno 2 HMI Cabang Tidak, Komisariat Persiapan Universitas Perjuangan (UNPER) di kukuhkan, Minggu malam (17/03/2019).

Doc. Rapat Pleno 2 HMI Cbg Tasikmalaya

Agenda Rapat Pleno tersebut dilaksanakan selama 2 hari,  pada hari sabtu-minggu tetanggal 16 – 17 maret 2019, yang bertempat di Aula Sekretariat HMI Cabang Tasikmalaya, Jl. Sutisna Senjaya no.41. Pleno 2 HMI Cabang Ya ini pun diikuti oleh 7 komisariat diantaranya Komisariat STAI, Hasan Basri,  Unsil, Lafran, STIA, STISIP, dan Singaparna Cipasung.

 

Menurut Ketua umum HMI Cabang Tasikmlaya Fikri Zulfikar, mengatakan, “Bertambahnya Komisariat di HMI Cabang Tasikmalaya adalah bentuk keseriusan kaderisasi dari seluruh anggota HMI Cabang Tasikmalaya, kedepan kami akan membentuk beberapa lagi komisariat di seluruh perguruan tinggi di Wilayah Tasikmalaya”, ucap Fikri.

 

Resminya UNPER menjadi Komisariat persiapan HMI Cabang Tasikmalaya ini. Maka akan lebih progres lagi HMI Cabang Tasikmalaya dalam merekrut anggota baru guna menghasilkan benih pemimpin Umat dan Bangsa sesuai denga misi HMI.

 

Berikut pula penuturan Fikri “semoga kaderisasi ini menjadi sebuah amanah yang dapat terus di emban untuk kedepannya, agar HMI Cabang Tasikmalaya semakin berkembang dan maju” tutupnya.

 

Kontributor : Pipin LH


Pipin Cakaba16 March, 2019
IMG_20190316_105034_HHT-1280x720.jpg

3min480

Lapmi | Kab.Bandung- Dalam balut kegiatan Pendidikan Dakwah Progresif Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam ( LDMI ) HMI Cabang Kabupaten Bandung. Untuk kali pertama digelar, pembukaan agenda tersebut dihadiri oleh 20 orang, tidak hanya dari ruang lingkup HMI Cakaba saja melainkan kedatangan peserta dari berbagai Cabang se-Jawa Barat, diantaranya HMI Cabang Sukabumi, Garut, Sabtu pagi (16/03/2019) di Pusat Kegiatan HMI Cakaba.

Ikut hadir pula Lembaga Pengembangan Profesi HMI Cabang Kabupaten Bandung, direktur Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam ( LKBHMI ), perwakilan Lembaga Pers Mahasiswa Islam ( LAPMI ). Begitu pula hadir fungsionaris Cabang dan Komisariat di wilayah kerja HMI Cabang Kabupaten Bandung.

 

Direktur Utama LDMI, Sepa Munawar, menjadi, “di adakan nya agenda kegiatan ini tiada lain untuk mengembangkan potensi Dakwah dalam Himpunan, karena Dakwah ini bukan sekedar di Mesjid, membawa tasbih, melainkan Dakwah ini bisa dilakukan dimana saja, ialah Dakwah Sosial. Yakni Hablu Minanas Hablu Minallah harus di maknai secara luas”, tutur Sepa pada saat sambutannya.

 

Pada kegiatan Pendidikan Dakwah Progresif LDMI menargetkan peserta yang hadir mampu membangun LDMI di Cabang-cabang nya kemudian. Di tuturkan oleh Sepa, “bahwasanya LDMI di Wilayah Jawa Barat ini belum banyak, maka dengan ada kegiatan ini semoga makin banyak LDMI berdiri di Cabang-cabang se-Jawa Barat” ucapnya

 

Agenda ini pula dijadikan sebagai gerbang untuk menunjukkan eksistensi Kader HMI dalam dunia Dakwah yakni sebagai bentuk pengabdian terhadap Masyarakat. Seperti apa yang di sampaikan Ketua Umum HMI Cabang Kabupaten Bandung, Asep Taufiqurrahman, “Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam ini merupakan wadah untuk Kader HMI ialah untuk mensyiarkan dan mengembangkan ajaran syariat Islam sesuai tujuan awal berdiri organisasi HMI ini”, ucapnya.

 

Lanjut, Asep, mengatakan, “materi-materi yang ada sangat begitu menarik, mulai dari Sejarah, Ideologi Pembebasan, Islam Progresif dan bahkan materi strategi propaganda, analisa terhadap apa yang terjadi hari ini menjelang pemilu serentak 17 April 2019 mendatang, dinamika keumatan dan kebangsaan menjadi tantangan pada agenda demokrasi kedepan, harapannya dengan dilaksanakan kegiatan ini  mampu melahirkan kader-kader dakwah yang menjadi problem solver pada permasalahan yang terjadi saat ini”, tutupnya.

Kontributor : Pipin LH



Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id