LAPMI HMI

LAPMI HMI24 August, 2019
IMG-20190824-WA0027.jpg

2min230

Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) atau Lembaga Kekaryaan yang dimiliki oleh HMI memiliki peranan penting dalam mengembangkan minat dan bakat kader. Karenanya, HMI cabang banyuwangi akan memberi porsi lebih untuk Lembaga Kekaryaan di cabangnya.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua umum HMI Cabang Banyuwangi Untung Apriliyanto. Dalam prosesi pelantikan HMI cabang Banyuwangi yang di gelar di Kodim Banyuwangi, Untung berjanji akan mengoptimalkan lembaga kekaryaan yang ada di HMI.

“Kita punya banyak lembaga kekaryaan di HMI, ke depan akan kita maksimalkan lembaga-lembaga tersebut. Ada LEMI, LAPMI, dll,” tutur Untung, Sabtu (24/08).

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua MD KAHMI Banyuwangi, Taufik Hidayat. Dalam sambutannya, Ia menyatakan bahwa perubahan harus tetap dilakukan.

“Do something. Lakukanlah sesuatu, karena yang kalian lakukan saat ini menentukan nasib kalian di masa mendatang. Mereka yang bergerak dan berubah, merekalah yang berhasil,” pesan Taufik yang digadang-gadang akan maju di pemilihan Bupati Banyuwangi.

Pelantikan pengurus HMI Cabang Banyuwangi dilangsungkan bebarengan dengan pelantikan Kohati HMI Cabang Banyuwangi. Pelantikan yang dipandu oleh Ketua Bidang Pembinaan Anggota PB HMI ini mengambil tema “Optimalisasi Gerakan HMI untuk Mewujudkan Kader yang Profesional dalam Sumbangsih Pembangunan Daerah”

Tema yang diusung menurut Untung sesuai dengan apa diinginkan oleh pengurusnya ke depan. Tidak hanya ketika jadi kader tapi juga setelah ber HMI.

“Karena HMI organisasi yang mempersiapkan kader untuk mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT,” tutupnya. (Red/Fu) 


LAPMI HMI20 August, 2019
PicsArt_08-20-08.23.04.jpg

4min1570

Surakarta | Lapmi.hmi.or.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta menggelar Masa Perkenalan Calon Anggota (Maperca). Maperca sebagai pintu masuk sebelum bergabung menjadi keluarga besar HMI Cabang Surakarta mengangkat tajuk, “Leadership: Membangun Paradigma Mahasiswa yang Aktif Organisasi dan Berprestasi Akademik” pada Selasa, 20 Agustus 2019 di Aula Gedung III FEB Universitas Sebelas Maret Surakarta.

HMI Cabang Surakarta bekerja sama dengan KSB (Kelompok Studi Bengawan) mengemas acara dalam bentuk talk show. Yoga mewakili KSB sekaligus Ketua umum Komisariat FEB UNS mengenalkan pentingnya menulis dan berbisnis.

“Perlu diketahui rekan-rekan, KSB sendiri yaitu UKM yang memberikan fasilitas mahasiswa tentang kepenulisan juga berbisnis dan saham”, ujar Yoga dalam sambutannya.

Jejaring dilingkup HMI juga disinggung oleh Ketua Umum HMI Cabang Surakarta untuk memberi gambaran kepada mahasiswa baru UNS.

“HMI itu sendiri adalah organisasi eksternal yang mempunyai cakupan dan jaringan luas bukan hanya di luar kampus daerah, namun di berbagai kota dan negara. Berbeda dengan organisasi internal yang lingkupnya hanya dalam kampus saja. Sehingga jelas ada sebuah perbedaan dalam hal kebutuhan, kepentingan dan jejaring mahasiswa”, kata Brilian.

Tidak kurang dari 100 mahasiswa baru ikut serta acara tersebut. Adapun tujuan materi mengenalkan HMI itu sendiri dan bagaimana cara menjadi kepemimpinan mahasiswa di era milenial.

“Apa yang harus dimiliki dan harus dihindari mahasiswa dalam mencapai kepemimpinan milenial dalam berorganisasi sekaligus berprestasi. Ketika semua orang mempunyai potensi, maka jangan minder untuk mengembangkannya yakni semangat tahu, rasa percaya diri, adaptasi cepat, peralihan, membangun jejaring, multitasking dan satu hal yang harus ditetapkan yaitu berpikir positif. Karena berpikir positif ini merupakan sebuah kunci kesuksesan, banyak orang yang gagal karena berpikir negatif. Pemikiran semacam ini yang harus kita tumpaskan, kita harus tetap semangat, luruskan niat, sehingga jika kita tidak hanya diam saja, namun harus tetap bergerak menuju niat dan tujuan utama yang akan dicapai,” jelas Abdul Kohar, Direktur Pemberitaan Medcom.id yang juga mantan Dirut Lapmi Surakarta.

“Hal yang terpenting untuk menjadi pemimpin adalah keberanian. Seperti halnya yang sudah biasa diinginkan oleh semua orang. Orang tidak mau mendengar apa yang tidak mau ia dengar, orang tidak mau mendengar apa yang pernah ia dengar. Sesungguhnya hal tersebut bisa diatasi dengan cara melatih public speaking kita dalam berhimpun di HMI. Karena dalam HMI sendiri sudah biasa dalam melakukan perdebatan, hal ini berguna untuk melatih kemampuan berbicara kita salah satunya,” tambah Anhar Widodo, founder #ruanggagas.

Kepemimpinan bukan hanya faktor keturunan, namun harus kesiapan utamanya kesiapan mental. Ketika ada satu kesempatan yang datang, maka langsung manfaatkan, dan ambil peluang tersebut, karena kesempatan tidak datang dua kali. Hal yang perlu diingat bahwa kesempatan datang jika diri sendiri siap, bukan ketika mau.

Menjadi pemimpin dimana pun tempatnya adalah mengabdi yaitu ambil posisi, tentukan pilihan, ambil keputusan dan segera bertindaklah dengan kesadaran diri sendiri. Keuntungan ber-HMI bagi mahasiswa baru UNS diantaranya sudah dikenal khalayak umum, mempunyai banyak alumni, tempat mengadu gagasan yang terbuka dan demokratis serta mempunyai jejaring luas, daya juang tinggi dan tetap berorientasi pada prestasi. (Fajar) 


LAPMI HMI20 August, 2019
IMG-20190820-WA0027.jpg

1min460

Jakarta|Lapmi.hmi.or.id – Efektif per-Agustus 2019 setelah diadakan Musyawarah Lembaga (Muslem), pengurus Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Bandar Lampung periode 2019/2020 resmi dikukuhkan. Sebanyak 13 pengurus dilantik oleh Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung di Lamban Juang HMI Bandar Lampung, pada Selasa (20/08).

Bertajuk tema “Bersinergi Bersama dalam Mengembangkan Lapmi HMI menuju kepengurusan yang progresif, kreatif, dan profesional,” Rizal yang menggantikan Mat Amin Nulloh akan berfokus pada pengembangan media daring, buletin, dan pendidikan berbasis konvergensi media.
Dalam sambutannya, Rizal mengatakan Lapmi sebagai mitra, sebagaimana kekuasaan memerlukan sistem pengawasan. Maka, masih kata Rizal Lapmi harus menjadi martir yang siap mewujudkan cita-cita HMI.

“Berkenaan menjamurnya informasi, informasi yang saling silang oleh kebohongan, Lapmi harus menjadi media alternatif, harus memperjuangkan kebenaran di era pasca-kebenaran,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI cabang Bandar Lampung, Husni Mubarok berharap Lapmi mampu melahirkan karya, dan pemikiran-pemikiran baru.

“Selama ini kita mengenal gagasan dan narasi, namun sedikit sekali yang mampu membuahkan hasil gagasannya ke dalam tulisan. Oleh karenanya Lapmi harus bisa menjadi penguat untuk mengekspresikan gagasan-gagasan yang ada.” ujarnya. (Red)


LAPMI HMI18 August, 2019
images-19.jpeg

2min620

Jakarta | Lapmi.or.id – Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) sebagai lembaga kekaryaan yang dimiliki oleh HMI memiliki peranan penting dalam menunjang aktivitas perkaderan di tubuh himpunan. Hal ini disampaikan oleh Penanggung Jawab (PJ) Ketum PB HMI, Arya Kharisma Hardi. Arya menilai peran Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) di HMI harus didorong agar bisa lebih besar kontribusinya terhadap HMI. Sebab, menurut Arya dalam proses ber HMI output yang diharapkan ke depan adalah orang-orang yang memiliki kualitas dan kapasitas yang baik dalam disiplin keilmuannya.

“Lembaga Pengembangan Profesi ini adalah tempat yang cocok untuk mereka berproses,” katanya di sela-sela menghadiri acara pelantikan HMI Cabang Jember, Jumat (16/08).

Kader-kader HMI yang punya orientasi ekonomi, lanjut Arya dapat menjadi ekonom yang baik di Lembaga Ekonomi Mahasiswa Islam (LEMI), kader-kader yang punya disiplin ilmu dalam agama Islam bisa menjadi pendakwah yang baik melalui Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI), begitupun juga yang memiliki kecenderungan pada dunia jurnalistik bisa dikembangkan melalui Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) .

Arya mengimbuhkan, Peran ini harus didukung dengan sistem dan kebijakan yang ada. Oleh karenanya, Sertifikat pelatihan kekaryaan yang ada di cabang maupun di Bakornas PB itu harus menjadi salah satu syarat ke depan untuk keluarnya surat rekomendasi LK 2 dari cabang.
“Lah ini salah satu kebijakan yang mendorong temen-temen semua untuk masuk kepada lembaga pengembangan profesi,” tutur pria berkacamata itu.

Untuk menunjang itu semua, Arya berharap agar pengurus LPP yang ada di Bakornas ataupun di Cabang agar mendorong kader-kader yang lain untuk bisa membuka cabang-cabangnya di daerah lain.

“Itu juga harus sama-sama kita dorong lah dengan semua perangkat yang ada di PB HMI.” tutupnya. (Redi/Fu)



Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id