BUMN QUO VADIS?

LAPMI HMI | Opini – Perusahaan negara yang kini kita kenal sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah perusahaan yang saham nya dimiliki sepenuhnya atau sebagian besar oleh negara. Kiprah BUMN sejak rezim orde baru hingga rezim yang berkuasa hari ini memiliki transformasi yang begitu signifikan. Dalam pelaksanaan nya, para pengelola utama di tubuh BUMN selalu berkorelasi dengan kekuasaan yang sedang memimpin. Seperti yang disampaikan Suherman Saleh dalam kegiatan advance training badan koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Barat, bahwa jabatan komisaris ataupun direktur utama pada era orde baru diisi oleh para elit militer yang sudah purna tugas, begitu juga dengan BUMN hari ini dimana jabatan komisaris di isi oleh orang dekat dan pendukung Jokowi – Ma’ruf pada pilpres 2019 silam. Setidaknya ada lima orang dekat Jokowi yang menjadi komisaris BUMN seperti yang dilansir dalam laman kompas.com

bukan hal baru jika BUMN selalu dijadikan “sapi perah” pemerintah maupun ladang korupsi. Sederet kasus pun kerap menimpa BUMN. Lihat bagaimana kasus penyelundupan motor harley davidson dan sepeda brompton yang terjadi di PT. Garuda Indonesia ataupun dugaan kasus korupsi di PT. Pelindo II seakan mempertunjukan bahwa BUMN kerap dijadikan tempat bancakan para elit.

Baca Juga:  Optimalisasi Peran BUMN dalam Pemerataan Listrik dan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Natuna

Sebagai upaya menghilangkan kesan negatif yang kerap muncul pada tubuh BUMN, maka sudah menjadi sebuah keharusan jika pengelolaan BUMN mesti dilakukan secara professional sehingga intervensi politik bisa dikikis habis dan kinerja BUMN bisa ditingkatkan sehingga produktifitasnya bisa menyumbang lebih terhadap APBN.

Sebagai rakyat, kita masih bisa berharap bahwa pelaksanaan BUMN bisa produktif. sehingga kontribusi BUMN terhadap APBN bisa meningkat dengan catatan bahwa transformasi yang dilakukan ditubuh BUMN dilakukan secara berkesinambungan dan inefisiensi dihilangkan. Rakyat Indonesia masih bisa menatap masa depan dengan optimis terhadap BUMN. Rakyat jangan lengah!

Ditulis oleh: Aliga Abdillah (BADKO HMI Jabodetabeka-Banten)

Administrator

Administrator

Dolor proin! Placerat a, placerat enim vut duis aliquam, dignissim, magna sagittis duis diam et porttitor mus ultricies velit vut habitasse. Egestas facilisis a aliquet! Dolor. Rhoncus. Ac. Parturient elementum facilisis lorem.


Visitors:

  • 24,331

Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id