Milad HMI ke-72, MN KAHMI Menyelenggarakan Simposium Pendidikan

LAPMI HMI | Surakarta – Bulan Februari dimana lahirnya organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia masih membersamai keseharian masyarakat. Suasana Milad HMI di seluruh cabang hingga komisariat di Indonesia diisi dengan berbagai aktivitas dalam menjaga eksistensi dan kebermanfaatan HMI bagi umat dan bangsa.

Dalam rangka memperingati Milad HMI ke-72, MN KAHMI mengadakan Simposium Pendidikan pada hari Sabtu (16/02/2019) di UNS Inn, Surakarta. Acara yang bertajuk “Teknologi, Industri dan Pendidikan” dihadiri oleh sekitar 850 orang dari berbagai latarbelakang seperti mahasiswa, aktivis pergerakan mahasiswa, guru, dosen, doktor dan guru besar dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejumlah pejabat dari Kemendikbud dan Kemenristekdikti menjadi narasumber dalam acara tersebut. Abdul Rahman, Ph.D. selaku Ketua Panitia acara menyampaikan bahwa acara simposium ini seharusnya dihadiri oleh Mendikbud dan Menristekdikti. Namun, beliau-beliau berhalangan hadir dikarenakan ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

“Bapak Moh. Nasir (Menristekdikti) dan Pak Muhajir Effendy (Mendikbud) berhalangan hadir dikarenakan ada acara di Jakarta yang tidak bisa beliau tinggalkan. Namun, Bapak Menristekdikti diwakilkan oleh Dr. Mohammad Dimyati selaku Ditjen Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti. Dan, Bapak Mendikbud diwakili oleh Dr. Ir. Ananto Kusuma Seta, M.Sc. selaku Kepala Staf Pengembangan Inovasi dan Daya Saing Bangsa Kemendikbud”, kata Abdul Rahman dalam laporannya.

Baca Juga:  Proses Hukum Berlanjut, Bakornas LKBHMI : 'Jangan Lagi ada Titis Kedua'

Simposium dibuka secara resmi pukul 09.00 WIB oleh Presidium MN KAHMI, Prof. Dr. Laode M. Kamaluddin. Dalam sambutannya, Laode menyinggung masalah pendidikan yang dipengaruhi oleh revolusi industri hingga pentingnya menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

“Pendidikan dipengaruhi oleh revolusi industri, segala sesuatu difokuskan pada SDM dan habis itu akan merembet ke tahap ekonomi industri, mindsed dll. Pendidikan kita itu seperti apa jika dipengaruhi oleh teknologi? Bahwasanya pendidikan sekarang mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi, lulus langsung cari kerja. Maka tantangan perubahannya, besok bisa jadi setelah lulus itu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri”, ujar Laode.

Selain itu, beliau juga menyampaikan tujuan dari Simposium Pendidikan ini.

“Tujuan dari simposium ini ingin memberikan masukan untuk dipertimbangkan dalam jenjang pendidikan. Dan tujuan setelah mengikuti simposium ini adalah memberikan kebijakan strategi untuk sumbangan kepada pemerintah, marilah kita berpikir yang lebih mendalam dan kritis tentunya”, kata Laode sebelum menutup sambutannya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan seminar pendidikan yang dimoderatori oleh Wakil Dekan FKIP UNS Bidang Akademik, Dr. Munawir Yusuf, M.Psi. Seminar disampaikan dalam 5 sesi.

Baca Juga:  LAPMI PB HMI Menilai Penangkapan terhadap Robertus Bentuk Ancaman Demokrasi

Sesi pertama disampaikan oleh Prof. Muchlas Samani Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) tentang Problematika Guru. Selanjutnya disampaikan oleh Dr. Dimyati membahas Pembangunan SDM dan Perbaikan Segala Bidang. Kemudian disampaikan oleh Dr. Ananto mengenai Tugas-tugas Pendidikan, Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S. membahas Revitalisasi Pendidikan Kebangsaan dan yang terakhir Prof. Dede Rosada Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tentang Relasi Pendidikan dan Industri.

Selepas makan siang bersama dilanjutkan penyampaian makalah oleh para pemakalah simposium.

Kontributor : Fajar Nur Annisa

Editor : FH Nurcahyo

Administrator

Administrator

Dolor proin! Placerat a, placerat enim vut duis aliquam, dignissim, magna sagittis duis diam et porttitor mus ultricies velit vut habitasse. Egestas facilisis a aliquet! Dolor. Rhoncus. Ac. Parturient elementum facilisis lorem.


Visitors:

  • 12,966

Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id