PENA LAPMI Cakaba Sebagai Jembatan Kader Menuju Khasanah Kepenulisan

Lapmi | Bandung – Pembukaan Kegiatan Pelatihan Menulis Anggota (PENA) Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bandung, dihadiri oleh sejumlah peserta mewakili beberapa HMI Cabang yang di Jawa Barat, diantaranya HMI Cabang Garut, Sumedang, berikut tidak lupa Kader HMI Cabang Kabupaten Bandung, Kamis (28/02/2019) di Pusat Kegiatan HMI Cakaba.

 

Turut dihadiri oleh Bergas Cahyo Baskoro Direktur Utama Badan Koordinasi Nasional Lembaga Pers Mahasiswa Islam (BAKORNAS LAPMI) Pengurus Besar HMI periode 2018-2020. “Pena merupakan ikhtiar dari kawan-kawan untuk terus menghidupkan roda organisasi, semangat kader, semangat dalam berproses. Salah satu ciri demokrasi, tidak adanya kesenjangan, tidak ada hegemoni dan manipulasi sehingga orang tidak dikendalikan oleh suatu golongan, Sehingga akal sehat bisa berjalan”, ucap dalam sambutannya.

 

Dirut Bakornas Lapmi PB HMI lanjut menuturkan, “Disinilah pers sebagai jembatan antara sipil (warga negara) kepada pemerintah. Fungsi kontrol, akses informasi tetap berjalan melalui pers. Sehingga kemudian pada hari ini di era revolusi industri 4.0 kita bisa mengakses semua informasi tanpa melalui legal administratif, dari manapun dari negara manapun. Disinilah peran pers menjadi penyeimbang dalam menjawab tantangan zaman”, kata Bergas.

Baca Juga:  Refleksi 72 Tahun, Kembalikan HMI ke Khittahnya

 

Bahkan kegiatan ini pula dihadiri oleh Fungsionaris dari tiap Komisariat ruang lingkup kerja HMI Cakaba sampai kader HMI Cakaba. Kegiatan Pena ini bertajuk “terbinanya insan pers sadar akan peran dan fungsinya dalam menjawab serta menghadapi tantangan zaman 4.0″. Dengan jumlah seluruhnya peserta yang mengikuti kegiatan ini, 20 orang.

 

Paparan Fajar Direktur Lapmi Cakaba “Pelatihan Menulis Anggota (PENA) Se-Jabar ini untuk Kader-kader HMI di tataran Cabang se-Jabar bisa melek akan media hari ini. Acara PENA ini guna membekali kader khusunya HMI se-Jabar untuk bisa menulis sebagai senjata utama dalam Pilar Demokrasi”, ujarnya.

 

Dengan dibukanya acara Pelatihan Menulis Anggota (PENA) Se-Jabar tersebut, ini akan memperdalam khasanah keilmuan dalam bidang kepenulisan, membekali setiap kadernya sebagai agent control social di masyarakat lingkungan HMI demi terbinanya insan Pers sadar akan peran dan fungsinya dalam menjawab serta menghadapi tantangan zaman 4.0.

 

Kemudian, Ketua Umum HMI Cakaba mengutarakan “Eksistensi Lapmi masih ada, kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang untuk kegiatan di cabang, ada kesinambungan antara PB Hmi dan cabang serta komisariat, untuk menciptakan kader-kader profesional guna menciptakan kader umat dan bangsa. Mudah-mudahan ini menjadi solusi dalam mengkaktifkan kembali lapmi dibeberapa cabang khususnya di Jawa Barat”, kata Asep.

Baca Juga:  LK 1 Fisip : Wujudkan Calon Kader HMI Mahal

 

Lanjut, paparan Asep “Di era digital saat ini, dimana orang menyerap informasi dalam hitungan detik, dan secara mentah-mentah, Lapmi hadir ditengah kondisi ini untuk menjadi solusi atau jawaban. Harapan juga Pena kali ini bisa mencipta kan insan pers himpunan yang profesional” tutupnya.

 

Kontributor : Rizki

Pipin Cakaba


Visitors:

  • 9,540

Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id