Proses Hukum Berlanjut, Bakornas LKBHMI : ‘Jangan Lagi ada Titis Kedua’

LAPMI-HMI |Jakarta – Kasus Titis Praktiknyo, mahasiswa Pasca Sarjana IPB yang melakukan tindakan penghinaan terhadap HMI melalui komentar di media sosial ini masih berlanjut, Direktur Utama Bakornas LKBHMI PB HMI Periode 2018-2020 Safril memutuskan untuk melanjutkan kasus ini ke ranah hukum sejak 12 Desember 2018 di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

“Komentar yang disampaikan oleh saudara TP sangat merugikan organisasi yang secara historis telah banyak berkontribusi untuk Indonesia, proses hukum ini kami kawal hingga tuntas agar tidak akan ada kejadian seperti ini lagi kedepannya, kami masih menunggu perkembangan hasil penyelidikan,”. Ungkapnya.

Setelah mengeluarkan pernyataan sikap atas kasus yang merugikan HMI dengan perubahan nama yang dibuat oleh Saudara Titis, langkah selanjutnya ditempuh melalui jalur hukum yang sampai hari ini masih dalam tahap penyelidikan.

Melalui keterangan rilis yang diedarkan pengurus Bakornas LKBHMI ini dengan Dugaan Penghinaan dan atau Pencemaran nama baik atas dasar Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP Jo Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 Tentang ITE.

Baca Juga:  Syiar Dakwah HMI Problem Solving Propaganda Umat dan Bangsa

Tidak hanya LKBHMI, Pengurus HMI Cabang Bogor yang dipimpin Joni Iskandar turut melaporkan kasus ini ke Polres dan masih menunggu hasil dari proses pemanggilan.

“Sangat disayangkan kata itu (pencemaran nama baik) terucap dari seorang intelektual yang pernah kuliah di IPB, kami memilih jalur hukum tentu karena bukti yang kuat dan ini harus jadi pelajaran bagi semuanya dalam berkomentar di media sosial, Kata Joni

Tidak hanya jalur hakum, Joni bersama keluarga besar HMI Cabang Bogor juga melayangkan laporan melalui jalur akademik

“Kami pun dengan tegas akan melayangkan tuntutan ke kampus yang menjadi tempat dia menuntut ilmu”, tegasnya

Sebelumnya seperti yang diketahui, Titis Pratiknyo yang merupakan mahasiswa Pasca Sarjana dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menggantikan nama Himpunan Mahasiswa Islam menjadi Himpunan Mahasiswa Iblis. Pencemaran nama baik tersebut membuat kader HMI hingga alumninya bertindak tegas atas pernyataan Titis.

Administrator

Administrator

Dolor proin! Placerat a, placerat enim vut duis aliquam, dignissim, magna sagittis duis diam et porttitor mus ultricies velit vut habitasse. Egestas facilisis a aliquet! Dolor. Rhoncus. Ac. Parturient elementum facilisis lorem.


Visitors:

  • 6,708

Sekilas Kami

Bakornas LAPMI PB HMI merupakan salah satu badan khusus di dalam tubuh organisasi HMI yang bersifat semi-otonom sebagai penyalur minat dan bakat anggota dan wahana pengembangan kader di bidang jurnalistik/pers (ART Pasal 44).


[email protected]

0816-766-496



Newsletter


Media Partner

Independensia.id